4 Hal yang Dianjurkan Saat Berdoa Menurut Syekh Abdul Qadir Al-Jilani

Hal yang Dianjurkan Saat Berdoa Menurut Syekh Abdul Qadir Al-Jilani

Pecihitam.org – Doa adalah salah satu sarana komunikasi antara seorang hamba dengan Sang Pencipta. Doa sekaligus menjadi bentuk ketundukan dan kepatuhan seorang hamba terhadap Sang Maha Kuasa. Allah SWT berfirman, “Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Aku kabulkan” (Surat Al-Ghafir ayat 60).

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Setiap kita umat Islam tentunya menginginkan doa-doa kita dikabulkan oleh Allah SWT. Maka, sudah sepantasnya kita memperhatikan hal-hal yang dianjurkan saat ingin berdoa. Seperti Waktu yang mustajab untuk berdoa atau perkara-perkara lain yang dapat memudahkan doa kita diterima oleh-Nya.

Pada hakikatnya berdoa bisa dilakukan kapanpun dan di manapun. Namun, alangkah jauh lebih baik jika doa dilakukan pada waktu-waktu yang disunnahkan dan Mustajab untuk berdoa.

Di antaranya; di saat sepertiga malam terakhir, di saat adzan sedang berkumandang, di antara adzan dan iqamah, saat sedang sujud dalam shalat, saat sedang berpuasa, di hari Jumat, ketika turun hujan, Malam Lailatul Qadar, setelah melaksanakan shalat lima waktu, dan masih banyak lagi waktu dan tempat yang dianggap mustajab untuk memanjatkan doa.

Baca Juga:  Lailatul Qadar, Pengertian, Keistimewaan dan Penjelasan Kapan Terjadinya

Selain waktu-waktu mustajab untuk berdoa seperti yang disebutkan di atas, ada juga perkara-perkara yang dianjurkan saat kita berdoa. Syekh Abdul Qadir Al-Jilani dalam Ghunyatul Thalibin menjelaskan:

أن يمد يديه ويحمد الله تعالى ويصلى على النبي صلى الله عليه وسلم ثم يسأله الله حاجته ولا ينظر إلى السماء في حاله دعائه، وإذا فرغ يديه مسح يديه على وجهه، لما روى عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال: سلوا الله ببطون أكفكم

Artinya: “Dianjurkan saat berdoa untuk membentangkan kedua tangan, mengawali dengan pujian kepada Allah dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, lalu setelah itu menyampaikan permintaan dan permohonan. Jangan menghadap langit pada saat berdoa. Ketika selesai berdoa usaplah kedua tangan ke wajah. Dalam sebuah riwayat disebutkan Rasulullah berkata, ‘Mintalah kepada Allah dengan batin telapak tangan.’”

Berdasarkan penjelasan Syekh Abdul Qadir Al Jilani di atas, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dianjurkan saat kita berdoa:

Baca Juga:  Misteri Ainul Hayat, Sumber Mata Air Keabadian Nabi Khidir As

Pertama, membentangkan kedua telepak tangan pada saat berdoa, seperti orang yang sedang memohon dan meminta.

Kedua, awali doa dengan pujian terhadap Allah SWT dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Pujian itu sebagai ungkapan bahwa manusia sesungguhnya lemah dan tidak memiliki daya dan kuasa di hadapan Allah SWT.

Ketiga, setelah memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi Muhammad baru utarakan permintaan dan permohonan kepada Allah SWT, sembari menunduk dan tidak menghadap ke langit.

Keempat, jika sudah selesai berdoa, maka usaplah wajah dengan kedua telapak tangan.

Pada saat membentangkan kedua telapak tangan, hendaklah batin telapak tangan menghadap ke atas, seperti halnya orang meminta. Dalam sebuah hadits disebutkan, “Mintalah dengan batin telapak tangan” (HR Abu Dawud).

Maksudnya adalah berdoa dengan batin telapak tangan ke atas sebagai simbol yang berharap dan memohon. Tapi jika doanya mengandung penolakan (misal: bala’, Musibah, dsb), maka simbolnya adalah punggung telapak tangan yang menghadap ke atas.

Baca Juga:  Kekerasan Atas Nama Agama, Bolehkah dalam Islam? Ini Jawabannya!

Al-Munawi dalam Faidhul Qadir mengatakan, kalau doa yang berisi harapan dan permohonan, batin telapak tangan menghadap ke atas. Tapi kalau isi doa mengandung penolakan terhadap bencana dan sesuatu yang buruk lainnya, dianjurkan membalik telapak tangan: punggung tangan menghadap ke atas.

Demikianlah sekilas penjelasan mengenai perkara yang dianjurkan saat kita berdoa dan waktu-waktu mustajab yang sangat tepat bagi umat Islam untuk memanjatkan doa kepada Allah. Semoga Doa-doa kita mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Aamiin

Wallahu a’lam.

M Resky S

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *