Pentingnya Mengajarkan Bakti Kepada Orang Tua Pada Anak Sejak Usia Dini

bakti kepada orang tua

Pecihitam.orgSetiap orang tua senantiasa mendidik anak-anaknya dengan nilai-nilai kebaikan. Hal ini bertujuan supaya nanti ketika mereka dewasa akan berbuat baik dan patuh kepada orang tuanya. Bagi ayah dan ibu harus mengajarkan kepada anak-anaknya agar mereka mau bakti kepada orang tua supaya mendapat kebaikan dan ridha dari orang tuanya.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Sudah menjadi kewajiban utama bagi orang tua harus mengajarkan anaknya nilai-nilai kebaikan dan norma-norma agama agar mereka bakti kepada orang tua dan tidak membangkang apa yang dikatakan atau yang diperintahkan kepadanya.

Ayah dan ibu memiliki peran yang sangat besar dalam mendidik anak karena tanggung jawab itu berada di pundak mereka. Mereka bertugas untuk menciptakan kepribadian anak di masa mendatang. Sementara itu, sekolah dan lingkungan memainkan peran kedua setelah peran mereka.

Jika seorang anak tidak terbiasa berbakti dan taat pada kedua orang tuanya, ia tidak mungkin mau mendengar nasehat, bimbingan, dan kata-kata mereka. Anak yang tumbuh dengan perilaku demikian akan menciptakan masalah bagi dirinya sendiri, orang tua, dan masyrakat sekitarnya. Nanti ia akan menjadi seorang yang tidak mengindahkan norma-norma yang ada di tengah masyarakat dan undang-undang yang di susun negara.

Baca Juga:  Azab Kubur, Begini Caranya Agar Bisa Terhindar Darinya?

Selain berbakti kepada orang tua, seorang anak juga mempunyai kewajiban untuk mendoakan kedua orang tuanya. Sejak kecil sebaiknya anak harus diajarkan berdoa kepada orang tuanya, baik orang tua masih hidup ataupun ketika mereka telah tiada nanti.

Allah swt berfirman:

“Wahai Tuhanku, kasihilah keduanya, sebagaimana mereka telah mendidik saya waktu kecil.” (QS. Al-Israa’: 24)

Dalam ayat lain, Allah swt juga berfirman:

“Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan kedua ibu bapak kami dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).” (QS. Ibrahim : 41)

Al-Quran secara tegas mewajibkan anak untuk berbakti kepada kedua orang tuanya. Sebagaimana firman Allah swt:

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (QS. Al-Isra’: 23)

Baca Juga:  Fadhilah Kalimat Tauhid Laa Ilaaha Illallah yang Jarang Diketahui

Bakti kepada kedua orang tua merupakan kebaikan yang secara universal diwajibkan oleh Allah swt. Artinya nilai kebaikan sebab bakti kepada orang tua itu berlaku sepanjang zaman.

Dalam hal ini Al-Quran memberi batasan, seperti yang disebutkan dalam ayat di atas bahwa seorang anak tidak boleh berkata kasar apalagi menghardik kepada kedua orang tuanya. Seorang anak juga harus menunjukkan sikap berterima kasihnya kepada kedua orang tua yang menjadi sebab kehadirannya di muka bumi.

Dengan demikian rugilah anak yang hidup bersama orang tuanya di saat tua renta namun ia tidak bisa meraih surga, karena tidak bisa menunjukkan bakti kepada kedua orang tuanya.

Rasulullah saw. menegaskan mengenai perangai orang yang berlaku demikian, dari Suhaili dari ayahnya dan dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. pernah bersabda:  

“Merugilah ia (sampai 3 kali).” Para sahabat bertanya: “ siapa a Rasulullah?” Rasulullah saw. bersabda:” Merugilah seseorang yang hidup bersama kedua orang tuanya atau salah satunya di saat mereka tua renta, namun ia tidak masuk surga.” (HR. Muslim)

Baca Juga:  Antara Jilbab dan Akhlak Adalah Dua Hal yang Berbeda

Yang harus diajarkan oleh kedua orang tua kepada anak-anaknya adalah nilai-nilai kebaikan di antaranya:

  1. Berbicara dengan bahasa halus dan sopan kepada orang tua.
  2. Tidak memotong ketika orang tua sedang berbicara.
  3. Duduk yang baik dihadapan orang tua.
  4. Ketika makan biarkan kedua orang tua mengambil terlebih dahulu.
  5. Menyambut mereka dengan senyuman serta mencium tangan mereka.
  6. Menjalankan segala yang mereka minta dengan segera.
  7. Belajar yang rajin supaya berprestasi untuk menyenangkan hati orang tua.
  8. Menjaga kebersihan dan kerapian rumah, dan sebagainya.

Demikianlah uraian singkat ini semoga bermanfaat bagi saya dan pembaca semuanya. Amin. Wallahu ‘alam.

Mehri Andani MB