Fadhilah Membaca Surat Al-Kahfi pada Hari Jumat Bisa Terhindar dari Fitnah Dajjal

https://pecihitam.org/biografi-imam-as-suyuthi-penyempurna-kitab-tafsir-jalallain/

Pecihitam.org – Disebutkan di dalam hadis dan banyak keterangan lainnya salah satu fadhilah membaca surat Al-Kahfi terlebih pada hari Jumat adalah akan dijaga atau terhindar dari fitnah Dajjal yang sangat dahsyat.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

“Barangsiapa membaca 10 ayat pertama dan 10 ayat terakhir dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terhindar dari fitnah Dajjal”.

Begitulah lebih kurang beberapa penjelasan baik di kitab-kitab hadis maupun syarahnya berkaitan dengan fadhilah membaca surat Al-Kahfi khususnya pada hari Jumat.

Ada dua kitab yang menjelaskan hikmah dibalik Fadilah membaca surah Al- Kahfi tersebut. Pertama, kitab Tuhfatul Ahwadzi Syarah Sunan At-Tirmidzi karangan Al-Mubarakfuri. Kedua, kitab Mirqatus Shu’ud karya Al-Hafidz Jalaluddin As-Suyuthi.

Di dalam kedua kitab itu dijelaskan, rahasia Fadhilah surah Al Kahfi hingga bagi orang yang membacanya bisa terhindar dari fitnah Dajjal adalah karena pada ayat-ayat awal dan ayat-ayat terakhir dari surat tersebut menghimpun beberapa keajaiban.

Baca Juga:  Hukum Menarik Sesuatu yang Dihibahkan, Bolehkah?

Ada juga yang mengatakan karena pada awal surat tersebut ada kisah Ashabul Kahfi yang akan meneguhkan jiwa dan keimanan bagi orang yang membacanya.

Di dalam Tuhfatul Ahwadzi

قال النووي: قيل سبب ذلك ما في أولها من العجائب والآيات فمن تدبرها لم يفتتن بالدجال وكذا في آخرها قوله تعالى: أفحسب الذين كفروا أن يتخذوا. انتهى

Imam An-Nawawi berkata: “Dikatakan sebabnya adalah karena pada awal Surat Kahfi terdapat beberapa keajaiban dan tanda-tanda kekuasaan Allah. Barangsiapa merenungkannya, maka ia tidak akan terkena fitnah Dajjal. Begitu juga pada akhir Surah Al-Kahfi terdapat firman Allah

اَفَحَسِبَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اَنْ يَّتَّخِذُوْا عِبَادِيْ مِنْ دُوْنِيْٓ اَوْلِيَاۤءَ ۗاِنَّآ اَعْتَدْنَا جَهَنَّمَ لِلْكٰفِرِيْنَ نُزُلًا

Baca Juga:  Adzan Berkumandang, Berbuka Dulu atau Sholat Dulu, Mana yang Lebih Utama?

Maka apakah orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? Sungguh, Kami telah menyediakan (neraka) Jahanam sebagai tempat tinggal bagi orang-orang kafir. (QS. Al-Kahfi ayat 102)

Di dalam Mirqatus Shu’ud

قال القرطبي: اختلف المتأولون في سبب ذلك فقيل لما في قصة أصحاب الكهف من العجائب والآيات فمن وقف عليها لم يستغرب أمر الدجال ولم يهله ذلك فلم يفتتن به

Imam Al-Qurthubi berkata: “Para ahli tafsir berbeda pendapat tentang sebab tersebut. Dalam satu pendapat dikatakan karena pada Surah Al-Kahfi terdapat kisah Ashabul Kahfi yang memuat keajaiban dan tanda-tanda kekuasaan Allah

Maka barangsiapa yang yang membacanya ia tidak akan terperdaya oleh urusan Dajjal dan tidak akan terkena fitnahnya“.

Baca Juga:  Kamu Harus Tahu! Ini Rahasia di Balik Anjuran Membaca Al-Kahfi Pada Hari Jumat (Bagian I)

Demikianlah beberapa penjelasan ulama berkaitan hikmah dibalik fadhilah membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bisshawab!

Faisol Abdurrahman