Israel Kembali Serang Warga Palestina, Satu Remaja Tewas dan Puluhan Luka-luka

Pecihitam.org – Akibat tembakan pasukan pendudukan Zionis Israel di Nablus, Tepi Barat, pada Rabu, 11 Maret 2020, satu remaja Palestina, Mohammad Abd al-Karim Hamayil (15 tahun) gugur setelah menderita luka parah di bagian kepala.

Hal itu disampaikan Kementerian Kesehatan Palestina sembari menyebutkan bahwa puluhan warga Palestina lainnya menderita sesak nafas akibat bentrokan dengan pasukan Zionis di bagian utara Tepi Barat.

Dilansir dari Liputan Islam, Kamis, 12 Maret 2020, menurut saksi mata kepada kantor berita Turki, Anatolia, mengatakan bahwa pasukan militer Israel menyerbu Gunung Al-Orma di dekat distrik Beita, Provinsi Nablus, dan menembakkan peluru karet dan peluru tajam serta gas air mata untuk membubarkan puluhan warga yang berkonsentrasi di gunung itu untuk mencegah upaya imigran Zionis menguasainya.

Baca Juga:  Peringatan Hari Kesehatan Nasional, PBNU Ajak Masyarakat Tingkatkan Kualitas Hidup

Selain itu, saksi mata juga mengungkapkan bahwa belasan warga Palestina terluka dan mengalami sesak nafas karena menghirup gas air mata, dan beberapa di antara mereka dilarikan ke rumah sakit, sementara sebagian besar korban dirawat di lapangan.

Sebelumnya, Komite Perlawanan Terhadap Tembok Pemisah dan Permukiman Zionis yang bernaung di bawah Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pada Selasa menyerukan aksi demo di Gunung Al-Orma.

Warga Palestina sejak sekitar satu bulan lalu berjaga-jaga di puncak Gunung Al-Orma menyusul adanya seruan para pemukim Zionis untuk menyerbu gunung itu dan mengubahnya menjadi daerah wisata Israel dan sebuah pusat permukiman Zionis.

Aksi warga Palestina itu kemudian diwarnai bentrokan mereka dengan tentara dan pemukim Zionis Israel.

Baca Juga:  Didoakan Tertimpa Bencana, Ini Respon Gus Nadir
Muhammad Fahri