Ketemu KH Ma’ruf Amin, Banser NU dari Musi Rela Jalan Kaki ke Jakarta

Banser NU

Pecihitam.org – Anggota Banser Nahdlatul Ulama (NU), Arif Hidayat (48) rela berjalan kaki sejauh 875 kilometer dari rumahnya di Desa Bina Karya, Kabupaten Musi menuju Kantor Pimpinan Pusat GP Ansor di Jakarta.

Arif sengaja berjalan kaki untuk menunaikan nazarnya pada Pilpres 2019 lalu.

Ayah empat anak tersebut bernazar jika pasangan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin terpilih sebagai presiden dan wakil presiden, maka dirinya akan berjalan kaki ke Kantor Pusat GP Ansor.

Saat ini, pria yang akrab disapa Dayat itu telah tiba di Kantor Pusat GP Ansor Jakarta pada Senin, 22 Juli 2019. Ia pertama kali mulai berjalan kaki dari rumahnya sejak 1 Juli 2019 lalu.

Baca Juga:  Didatangi Anggota DPR, GP Ansor Berbagi Ilmu Tentang Kebangsaan dan Nasionalisme

“Saat sampai gerbang saya langsung sujud syukur. Ya Allah terimakasih saya bisa menyelesaikan nazar jalan kaki selama 17 hari hingga sampai sini Jakarta,” kata Dayat, dikutip dari Kompas, Senin, 22 Juli 2019.

Pria kelahiran Cilacap, 23 Oktober 1971 ini bercerita niat jalan kaki muncul saat melihat  Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan Ketum MUI KH Ma’ruf Amin sebagai cawapresnya pada Pilpres 2019 di bulan Agustus 2018 lalu.

“Saya susah tidur setelah melihat deklrasi tersebut. Dini hari setelah dibuatkan kopi sama istri, saya salat dan tiba-tiba muncul keinginan jalan kaki untuk nazar jika Pak Jokowi dan Kyai Ma’ruf Amin memimpin negara ini,” ujarnya

Baca Juga:  Gus Yaqut Intruksikan Banser di Seluruh Indonesia Turut Menjaga Perayaan Natal dan Tahun Baru

Ia pun menyampaikan nazarnya itu kepada istri dan keluarganya yang kemudian menyetujui dam mendukung dirinya untuk menunaikan nazarnya.

“Saya bangga sebagai seorang banser dan bisa menunaikan nazar jalan kaki. Total dari rumah ke kantor Jakarta ini sejauh 875 kilometer. Dan itu saya jalan kaki pakai sarung,” ujar Dayat.

KH Ma’ruf Amin dan Ketua Umum PB NU, KH Said Aqil Siroj sempat bertemu dengan dirinya selama ia berada di Jakarta.

“Beliau berpesan ke saya agar tetap istiqomah sebagai orang NU untuk mencintai bangsa dan negara ini serta tetap berada bersama para ulama,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.