Matan Abu Syuja’ (Kitab Al-Ghoyah Wa At-Taqrib) Karya Abu Suja’

matan abu syuja

Pecihitam.org – Matan Abu Syuja’ (متن أبي شجاع) atau juga disebut kitab Al-Ghoyah Wa At-Taqrib (الغاية والتقريب) atau kadang lebih singkat lagi kitab At-Taqrib atau Matan At-Taqrib. Kitab ini juga kadang disebut Ghoyatu Al-Ikhtishor atau Ghoyatu At-Taqrib atau Matan Al-Ghoyah. Ada juga orang yang menyebutnya Mukhtashor Abu Syuja’ atau Al-Ghoyah Fi Al-Ikhtishor.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Pengarangnya bernama Abu Syuja’ Ahmad bin Al-Hasan versi lain Al-Husain Al-Ashbahani atau Al-Ashfahani. Nama populernya ialah Abu Syuja’. Info tentang biografi beliau dengan segenap popularitasnya ternyata sedikit sekali. Nasib yang sama sebagaimana Ibnu Ajurrum yang hanya dikenal dengan matan Ajurrumiyyah-nya dan Al-‘Amrith.

Ibadahnya dikenal tekun. Sebelum keluar rumah beliau akan selalu berusaha shalat dulu. Beliau juga selalu berusaha mengistiqomahkan tilawah Qur’an semampunya. Perannya dalam menyebarkan madzhab Syafii di Bashrah cukup besar. Lebih dari 40 tahun beliau berkhidmat mengajarkan fikih Syafii di kota tersebut.

Hanya saja, ada tiga kekeliruan informasi terkait beliau yang banyak beredar di sejumlah situs, bahkan kitab-kitab tercetak, baik hasyiyah maupun matan yang telah ditahqiq. Informasi yang sering keliru antara lain tentang jabatannya sebagai wazir, kedua tentang kisah kedermawanannya dan ketiga kisah akhir hayatnya yang menjadi marbot masjib madinah dan ini tidak benar.

Baca Juga:  Kitab al Wasith fi al Madzhab Karya Imam Al Ghazali

Hanya satu ini karya Abu Syuja’ yang terkenal yaitu Matan Abu Suja’ (Al-Ghoyah Wa At-Taqrib). Konon beliau juga sempat membuat syarah untuk Al-Iqna’ karya Al-Mawardi. Al-Iqna sendiri adalah kitab mukhtashor dari Al-Hawi Al-Kabir karyanya juga.

Motivasi penulisan Al-Ghoyah Wa At-Taqrib sebagaimana dalam muqoddimah kitabnya ialah karena beliau diminta oleh kawan-kawannya untuk membuat ringkasan fiqih Syafii agar mudah dipelajari dan dihafal. Dari sisi bahasa, matan ini lebih mudah dicerna, bahasanya mudah dan lebih mudah dipahami daripada matan Qurrotu Al-‘Ain karya Al-Malibari.

Sistematikanya seperti mukhtashor Al-Muzani, yakni di awali bab thoharoh dan diakhiri bab pembebasan ummul walad. Kata Al-Khothib Asy-Syirbini, karena Allah tahu ketulusan niatnya maka Allah membuat kitabnya menjadi bermanfaat.

Perhatian ulama Asy-Syafi’iyyah terhadap kitab ini sangat tinggi. Beberapa ulama juga membuat manzhumah, syarah, penjelasan dalil, dan koreksi dalam hal pendapat mu’tamad.

Di antara karya yang berupa manzhumah adalah:

  1. Manzhumah Al-Ibsyithi (883 H)
  2. Manzhumah Ibnu Al-Muzhoffar (892 H)
  3. Nihayatu At-Tadrib karya Yahya Al-‘Amrithi (989 H) yang kemudiaan di syarahi oleh Al-Fasyni (978 H) dalam kitab berjudul Tuhfatu Al-Habib
  4. Nuzhatu Al-Labib karya Al-Jauhari, dan juga sempat dita’liq oleh Hasan Habannakah (1398 H)
  5. Al-Kifayah karya Ibnu Qodhi ‘Ajlun (928 H)
  6. manzhumah Al-Manufi (931 H)
  7. Nasyru Asy-Syu-‘a’ karya Ad-Dausari
  8. manzhumah Ibnu Al-‘Ajmi
  9. Nuru Al-Qulub karya al-Harqoni, dan lain-lain.
Baca Juga:  Kitab Musnad Ahmad Karya Imam Ahmad bin Hanbal

Dari sekian manzhumah ini yang paling terkenal adalah manzhumah Nihayatu At-Tadrib karya Al-‘Amrithi dan kitab-kitab turunannya.

Adapun karya yang berupa syarah, maka ini bagian terbesarnya yang di antaranya yang terkenal dan familiar di kalangan kaum muslimin karena telah dicetak dan banyak dikaji adalah Fathu Al-Qorib karya Ibnu Qosim Al-Ghozzi, Kifayatu Al-Akhyar karya Taqiyyuddin Al-Hishni, dan Al-Iqna karya Al-Khothib Asy-Syirbini. Yang terakhir ini banyak hasyiyahnya.

Ada yang berupa karya yang mengoreksi Abu Syuja’ karena menulis pendapat fiqih yang bukan pendapat mu’tamad madzhab Syafii. Karya koreksi ini ditulis oleh Ibnu Qodhi ‘Ajlun dalam kitab yang berjudul Umdatu An-Nuzh-zhor.

Saat ini juga ada sejumlah ulama yang mensyarah kitab ini secara lisan kemudian direkam dalam bentuk file audio. Contoh syarah audio adalah seperti rekaman syaikh Ahmad Al-Maqromi, syaikh Abu Hafs Muhammad bin Kamil Al-Musnidi, syaikh Muhammad bin Sa’id Basholih, syaikh Ahmad bin Muhammad Al-Mishbahi, syaikh ‘Amr Basyuni, dan lain-lain.

Matan Abu Syuja’ cukup populer di dunia Islam. Kitab ini diajarkan di Al-Azhar, pondok-pondok pesantren dan berbagai lembaga pndidikan Islam, bahkan telah diterjemahkan dalam bahasa Prancis, Jerman, dan berbagai bahasa lainnya.

Baca Juga:  Kitab Al Muhadzab Karya Imam Abu Ishaq Ibrahim al Syairazi

Penerbit Dar Al-Minhaj pada tahun 1426 H/2005 M menerbitkannya dalam 176 halaman. Tahqiq yang lumayan serius dilakukan oleh Majid Al-Hamawi yang diterbitkan Dar Ibni Hazm dengan ketebalan 400 halaman.

Silahkan download kitab tersebut pada link dibawah ini:

Matan Abu Syuja’ Al-Ghoyah Wa At-Taqrib

Penting: Kitab ini berbentuk digital, jika anda menemukan link download yang error atau isi kitab yang tidak sesuai dengan teks aslinya silahkan komentar dibawah atau kirimkan email ke redaksi. Dan disarankan lebih baik membeli kitab yang berbentuk cetakan asli dari penerbit terpercaya sebagai bentuk kehati-hatian. Terima kasih

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *