Surah Al-An’am Ayat 126-127; Seri Tadabbur Al Qur’an

Surah Al-An'am Ayat 126-127

Pecihitam.org – Surah Al-An’am Ayat 126-127 menjelaskan bahwa setelah Allah SWT mengemukakan jalan bagi orang-orang yang tersesat, Allah SWT selanjutnya mengingatkan kepada kita mengenai kemuliaan ajaran yang dibawa oleh Rasulullah SAW berupa petunjuk dan agama yang benar.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Firman Allah SWT di dalam Al Qur’an Surah Al-An’am Ayat 126-127;

Surah Al-An’am Ayat 126
وَهَٰذَا صِرَاطُ رَبِّكَ مُسْتَقِيمًا ۗ قَدْ فَصَّلْنَا الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَذَّكَّرُونَ

Terjemahan: Dan inilah jalan Tuhanmu; (jalan) yang lurus. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan ayat-ayat (Kami) kepada orang-orang yang mengambil pelajaran.

Tafsir Jalalain: وَهَٰذَا (Dan inilah) apa yang engkau berada di dalamnya wahai Muhammad! صِرَاطُ (jalan) titian رَبِّكَ مُسْتَقِيمًا (Tuhanmu yang lurus) yakni tidak ada liku-likunya; Lafal مُسْتَقِيمًا dibaca nashab menjadi hal yang mengukuhkan jumlah, sedangkan yang menjadi amilnya adalah makna isyarah.

قَدْ فَصَّلْنَا (Sesungguhnya Kami telah menjelaskan) Kami telah menerangkan الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَذَّكَّرُونَ (ayat-ayat Kami kepada orang-orang yang mengambil pelajaran) Lafal يَذَّكَّرُونَ dengan mengidgamkan huruf ta tambahan ke dalam huruf dzal asal; maknanya orang-orang yang mau mengambil sebagai pelajaran. Mereka disebutkan secara khusus sebab merekalah orang-orang yang mengambil manfaat darinya.

Baca Juga:  Surah Yasin Ayat 41-44; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Ibnu Katsir: هَٰذَا صِرَاطُ رَبِّكَ مُسْتَقِيمًا Kalimat ini berkedudukan manshub sebagai hal. Maksudnya adalah: “Inilah agama yang telah Kami tetapkan bagimu, ya Muhammad, melalui apa-apa yang telah Kami wahyukan kepadamu di dalam al-Qur’an ini adalah jalan Allah yang lurus”.

Demikian ini telah dikemukakan dalam hadits al-Harits dari Ali, tentang penyifatan terhadap al-Qur’an: “Al Qur’an itu merupakan jalan Allah yang lurus, tali Allah yang sangat kuat, dan kitab yang penuh hikmah”. (Hadits ini selengkapnya diriwayatkan Imam Ahmad dan at-Tirmidzi)

قَدْ فَصَّلْنَا الْآيَاتِ Maksudnya, Kami telah menerangkan, dan menafsirkannya; لِقَوْمٍ يَذَّكَّرُونَ Yaitu kepada orang-orang yang memiliki pemahaman, kesadaran dan akal tentang Allah dan Rasul-Nya.

Baca Juga:  Surah Al-An'am Ayat 148-150; Seri Tadabbur Al Qur'an

Surah Al-An’am Ayat 127
لَهُمْ دَارُ السَّلَامِ عِنْدَ رَبِّهِمْ ۖ وَهُوَ وَلِيُّهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Terjemahan: Bagi mereka (disediakan) darussalam (surga) pada sisi Tuhannya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal saleh yang selalu mereka kerjakan.

Tafsir Jalalain: لَهُمْ دَارُ السَّلَامِ (Bagi mereka disediakan Darussalam) yaitu rumah keselamatan atau surga عِنْدَ رَبِّهِمْ ۖ وَهُوَ وَلِيُّهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (pada sisi Tuhannya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal saleh yang selalu mereka kerjakan).

Tafsir Ibnu Katsir: لَهُمْ دَارُ السَّلَامِ (Bagi mereka (disediakan] Darussalam) Yaitu, Surga. عِنْدَ رَبِّهِمْ (Di sisi Rabb mereka) Maksudnya ialah kelak pada hari Kiamat. Allah menyifati Surga pada ayat ini dengan sebutan “Darussalam” adalah, karena keselamatan mereka dalam perjalanan melalui jalan yang lurus dengan mengikuti jejak dan cara para Nabi. Sebagaimana mereka telah selamat dari bahaya jalan-jalan yang bengkok, maka mereka pun sampai kepada “Darussalam”.

وَهُوَ وَلِيُّهُمْ (Dan Dialah pelindung mereka) Artinya bahwa Allah SWT adalah penjaga, penolong, dan pendukung mereka. بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (Disebabkan amal-amal saleh yang selalu mereka lakukan) Yaitu, sebagai balasan atas amal saleh mereka, Allah SWT melindungi dan memberikan kepada mereka pahala Surga karena kemurahan dan karunia-Nya.

Baca Juga:  Surah Al-An'am Ayat 111; Seri Tadabbur Al Qur'an

Demikian uraian Surah Al-An’am Ayat 126-127 berdasarkan Tafsir yang Masyhur yaitu Tafsir Jalalain dan Tafsir Ibnu Katsir, yang merupakan bagian dari Seri lanjutan Tadabbur Al Qur’an kita. Semoga menambah khazanah ilmu Islam, khususnya Ulumul Qur’an kita. Amin

M Resky S