Surah Ibrahim Ayat 49-51; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an

Surah Ibrahim Ayat 49-51

Pecihitam.org – Kandungan Surah Ibrahim Ayat 49-51 ini, menjelaskan kehinaan para pelaku dosa yang di azab oleh Allah Swt pada hari kiamat. Tangan, kaki dan leher mereka terikat rantai. Tubuh dan ruh mereka diazab bersama dengan para pendosa lainnya.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Mereka mendapatkan pakaian khusus bagi penghuni neraka yang terbuat dari sesuatu yang berbau menyengat yaitu sejenis ter yang mudah menyala sehingga tubuh mereka semakin tenggelam dalam api. Setiap perbuatan baik maupun buruk akan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah Swt.

Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Surah Ibrahim Ayat 49-51

Surah Ibrahim Ayat 49
وَتَرَى الْمُجْرِمِينَ يَوْمَئِذٍ مُقَرَّنِينَ فِي الْأَصْفَادِ

Terjemahan: Dan kamu akan melihat orang-orang yang berdosa pada hari itu diikat bersama-sama dengan belenggu.

Tafsir Jalalain: وَتَرَى (Dan kamu akan melihat) hai Muhammad الْمُجْرِمِينَ (orang-orang yang berdosa) yakni orang-orang kafir يَوْمَئِذٍ مُقَرَّنِينَ (pada hari itu diikat) dalam keadaan terikat beserta setan-setan mereka فِي الْأَصْفَادِ (dengan belenggu) tali-tali atau rantai-rantai.

Tafsir Ibnu Katsir: makhluk semuanya keluar untuk menghadap Rabbnya, maka kamu hai Muhammad pada hari itu akan melihat orang-orang yang berdosa oleh sebab kekafiran dan kerusakan mereka: مُقَرَّنِينَ (Diikat bersama-sama dengan belenggu) Maksudnya, antara yang satu dengan lainnya, dikumpulkan dengan kelompok lain yang sama di antara mereka.

Al-ashfad adalah tali (belenggu) sebagaimana dikatakan oleh Ibnu ‘Abbas, Sa’id bin Jubair, al-A’masy dan Abdurrahman bin Zaid dan ini adalah yang masyhur dalam bahasa Arab. Amr bin Kultsum berkata: Mereka kembali dengan membawa pakaian dan tawanan. Dan kami kembali dengan raja-raja yang diikat.

Baca Juga:  Surah Ibrahim Ayat 31; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Quraish Shihab: Pada hari kiamat itu, engkau akan melihat orang-orang kafir dibelenggu dengan tali bersama setan- setan mereka.

Surah Ibrahim Ayat 50
سَرَابِيلُهُمْ مِنْ قَطِرَانٍ وَتَغْشَىٰ وُجُوهَهُمُ النَّارُ

Terjemahan: Pakaian mereka adalah dari pelangkin (ter) dan muka mereka ditutup oleh api neraka,

Tafsir Jalalain: سَرَابِيلُهُمْ (Pakaian mereka) baju-baju mereka مِنْ قَطِرَانٍ (adalah dari aspal) yang sangat mudah menyala وَتَغْشَىٰ (dan tertutuplah) ditutuplah وُجُوهَهُمُ النَّارُ (muka mereka oleh api neraka).

Tafsir Ibnu Katsir: Firman Allah: سَرَابِيلُهُمْ مِنْ قَطِرَانٍ (Pakaian mereka adalah dari pelangkin) maksudnya, pakaian yang mereka kenakan terbuat dari ter, yaitu bahan yang digunakan untuk mengecat unta. Qatadah mengatakan, “قَطِرَانٍ” itu adalah bahan yang paling lekat dengan api.

Ibnu Abbas mengatakan: “قَطِرَانٍ adalah kuningan yang meleleh”. Mungkin ia membacanya: “SaraabiiluHum min qathran,” yaitu pakaian mereka dari kuningan panas yang panasnya telah mencapai puncak. Makna ini juga diriwayatkan dari Mujahid, Ikrimah, Sa’id bin Jubair, al-Hasan dan Qatadah.

وَتَغْشَىٰ وُجُوهَهُمُ النَّارُ (Dan muka mereka ditutup oleh api neraka), seperti firman Allah yang artinya: “Muka mereka dibakar api neraka dan mereka di dalam neraka itu dalam keadaan cacat” (QS. Al-Mu’minuun: 104).

Baca Juga:  Surah Ibrahim Ayat 18; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Quraish Shihab: Sekujur tubuh mereka dibalur dengan cairan sejenis tir, hingga seolah-olah seperti pakaian yang melekat di badan mereka, sementara wajah mereka tertutupi api.

Surah Ibrahim Ayat 51
لِيَجْزِيَ اللَّهُ كُلَّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ ۚ إِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

Terjemahan: agar Allah memberi pembalasan kepada tiap-tiap orang terhadap apa yang ia usahakan. Sesungguhnya Allah Maha cepat hisab-Nya.

Tafsir Jalalain: لِيَجْزِيَ (Agar pembalasan diberikan) lafal ini bertaalluq kepada lafal barazuu اللَّهُ كُلَّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ (oleh Allah kepada tiap-tiap orang terhadap apa yang ia usahakan) baik berupa kebaikan atau pun keburukan.

إِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ (Sesungguhnya Allah Maha cepat hisab-Nya) Dia menghisab semua makhluk selama setengah hari menurut ukuran hari dunia, demikianlah menurut penjelasan hadis.

Tafsir Ibnu Katsir: Firman Allah Ta’ala: لِيَجْزِيَ اللَّهُ كُلَّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ (Agar Allah memberikan balasan kepada tiap-tiap orang terhadap apa yang ia usahakan) pada hari Kiamat, sebagaimana firman-Nya yang artinya: “Agar Allah membalas orang-orang yang berbuat jahat dengan apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Najm: 31)

إِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ (Sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya) Ada kemungkinan seperti firman Allah yang artinya: “Telah dekat kepada manusia hari penghisaban amalan mereka, sedang mereka dalam kelalaian lagi berpaling daripadanya” (QS. Al-Anbiyaa’: 1).

Baca Juga:  Surat Al-Kahfi: Penjelasan Tentang 'Walyatalaththof', kisah Ashabul Kahfi, dan Keutamaannya

Ada kemungkinan pula bahwa waktu Allah dalam menghisab hamba-Nya itu cepat selesai karena Allah mengetahui segala sesuatu dan tidak ada yang tersembunyi sama sekali, semua makhluk ini menurut kekuasaan Allah seperti satu orang saja di antara mereka.

سَرِيعُ الْحِسَابِ (Sangat cepat hisabnya) hisab artinya ihsha’ (perhitungan). Ada kemungkinan juga bahwa makna yang dimaksud adalah kedua-duanya. WallaHu a’lam

Tafsir Quraish Shihab: Allah berbuat begitu untuk membalas tiap orang sesuai dengan perbuatan yang pernah ia lakukan di dunia. Perhitungan Allah pada hari kiamat sangat cepat, dan tidak ada sesuatu pun yang dapat mengganggu-Nya dalam melakukan hal itu.

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah Ibrahim Ayat 49-51 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S