Surah Yusuf Ayat 111; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an

Surah Yusuf Ayat 111

Pecihitam.org – Kandungan Surah Yusuf Ayat 111 ini mengisyaratkan poin penting terkait cerita yang disampaikan al-Quran termasuk kisah Nabi Yusuf as dan saudara-saudaranya. Kisah yang terdapat dalam al-Quran merupakan teladan dan pelajaran.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Al-Quran bukanlah buku cerita, novel, atau kitab sejarah. Hanya orang-orang berakal saja yang mengambil pelajaran dari kisah-kisah al-Quran. Betapa banyak manusia yang membaca dan mendengar cerita-cerita tersebut namun tidak mampu mengambil pelajaran apapun.

Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an Surah Yusuf Ayat 110

لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ ۗ مَا كَانَ حَدِيثًا يُفْتَرَىٰ وَلَٰكِنْ تَصْدِيقَ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ كُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Terjemahan: Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.

Tafsir Jalalain: لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ (Sesungguhnya pada kisah mereka itu terdapat) yang dimaksud adalah kisah-kisah para rasul عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ (pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal) orang-orang yang berakal مَا (Ini bukanlah) Alquran ini bukanlah

Baca Juga:  Surah Al-Anfal Ayat 64-66; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

انَ حَدِيثًا (cerita yang dibuat-buat) sengaja dibuat-buat وَلَٰكِنْ (akan tetapi) tetapi تَصْدِيقَ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ (membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya) kitab-kitab yang diturunkan sebelum Alquran وَتَفْصِيلَ (dan menjelaskan) menerangkan كُلِّ شَيْءٍ (segala sesuatu) yang diperlukan dalam agama

وَهُدًى (dan sebagai petunjuk) dari kesesatan وَرَحْمَةً لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ (dan rahmat bagi kaum yang beriman) mereka disebutkan secara khusus dalam ayat ini mengingat hanya mereka sajalah yang dapat mengambil manfaat Alquran bukan orang-orang selain mereka.

Tafsir Ibnu Katsir: Allah berfirman bahwa sesungguhnya, dalam kisah para Rasul dan kaum mereka serta bagaimana Allah telah menyelamatkan orang-orang yang beriman dan menghancurkan orang-orang yang kafir:

عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ ۗ مَا كَانَ حَدِيثًا يُفْتَرَىٰ (“Terdapat pengajaran bagi orang-yang berakal. Al-Qur’an itu bukanlah kitab yang dibuat-buat.”) maksudnya al-Qur’an itu tidak seharusnya di didustakan dan dibuat-buat dari selain Allah.

وَلَٰكِنْ تَصْدِيقَ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ (“Akan tetapi membenarkan kitab-kitab sebelumnya”) dari kitab-kitab yang diturunkan dari langit, dan membenarkan apa yang benar dari isinya, membantah pemutarbalikan, penyelewengan, dan perubahan yang terjadi di dalamnya, dan menentukan mana yang dinasakh (dihapus) atau ditetapkan.

Baca Juga:  Surah Yusuf Ayat 23; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

وَتَفْصِيلَ كُلِّ شَيْءٍ (“Dan menjelaskan segala sesuatu”) tentang halal, haram, sunnah, makruh, dan lain-lainnya. Seperti memerintahkan berbagai perbuatan taat, wajib, dan sunnah; dan melarang berbagai perbuatan haram dan sejenisnya, seperti makruh; memberitahukan hal-hal yang nyata dan ghaib yang akan datang, secara garis besar maupun rinci, memberitahukan tentang Rabb Ta’ala, dengan nama-nama dan sifat-sifat-Nya dan ke-Mahasucian-Nya dari persamaan dengan makhluk-Nya.

Oleh karena itu, al-Qur’an adalah: وَهُدًى وَرَحْمَةً لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ (“Sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman”) yang membimbing hati mereka dari kesalahan menuju kebenaran, dari kesesatan menuju jalan yang lurus.

Tafsir Quraish Shihab: Sungguh Kami telah mewahyukan kepadamu, Muhammad, kisah-kisah para Nabi, guna memantapkan hatimu dan sebagai petunjuk bagi pengikut-pengikutmu. Kisah-kisah itu berisikan pelajaran dan nasihat yang dapat menerangi orang-orang yang berakal dan menyadari bahwa al-Qur’ân itu benar.

Baca Juga:  Surah Al-Maidah Ayat 103-104; Seri Tadabbur Al Qur'an

Cerita-cerita itu bukan dibuat-buat dan bukan merupakan dongeng. Kisah-kisah itu benar adanya dan merupakan wahyu yang menguatkan kebenaran kitab-kitab suci dan kebenaran nabi-nabi yang membawanya.

Selain itu, kisah- kisah itu juga menerangkan persoalan-persoalan agama yang memerlukan penjelasan, menunjukkan kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus, dan membuka pintu rahmat bagi orang-orang yang beriman dengan tulus ikhlas, yang mau mengambil petunjuk dari al-Qur’ân itu.

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, telah kita pelajari bersama kandungan Surah Yusuf Ayat 111 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga Allah merahmati dan mengasihi kita semua. Amin

M Resky S