Surah Yusuf Ayat 25-29; Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an

Surah Yusuf Ayat 25-29

Pecihitam.org – Kandungan Surah Yusuf Ayat 25-29 ini yaitu Allah SWT mengabarkan tentang keadaan Yusuf dan Perempuan tersebut yang sudah kita bahas pada ayat sebelumnya, yaitu ketika mereka keluar menuju pintu. Yusuf berlari, sedangkan perempuan tersebut minta agar dia kembali ke rumah dan perempuan itu dapat memegang baju Yusuf dari belakang, sehingga bajunya tersebut terkoyak lebar.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Ada yang berkata pula, bahwa bajunya terlepas, dan Yusuf terus berlari sedang perempuan itu tetap di belakangnya. Hingga akhirnya mereka berdua mendapati tuan rumah yaitu suaminya, di depan pintu.

Saat itulah perempuan tersebut berusaha lepas dari situasi demikian itu dengan membuat tipu daya dan sambil menuduh Yusuf berbuat tidak senonoh terhadapnya.

Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an Surah Yusuf Ayat 25-29

Surah Yusuf Ayat 25
وَاسْتَبَقَا الْبَابَ وَقَدَّتْ قَمِيصَهُ مِنْ دُبُرٍ وَأَلْفَيَا سَيِّدَهَا لَدَى الْبَابِ ۚ قَالَتْ مَا جَزَاءُ مَنْ أَرَادَ بِأَهْلِكَ سُوءًا إِلَّا أَنْ يُسْجَنَ أَوْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Terjemahan: Dan keduanya berlomba-lomba menuju pintu dan wanita itu menarik baju gamis Yusuf dari belakang hingga koyak dan kedua-duanya mendapati suami wanita itu di muka pintu. Wanita itu berkata: “Apakah pembalasan terhadap orang yang bermaksud berbuat serong dengan isterimu, selain dipenjarakan atau (dihukum) dengan azab yang pedih?”

Tafsir Jalalain: وَاسْتَبَقَا الْبَابَ (Dan keduanya berlomba-lomba menuju pintu) Yusuf segera lari menuju ke pintu rumah untuk melepaskan diri daripadanya. Sedangkan Zulaikha yang sudah kerasukan nafsu syahwatnya memegang baju bagian belakang Yusuf kemudian berupaya menariknya

وَقَدَّتْ (dan robeklah) menjadi sobek قَمِيصَهُ مِنْ دُبُرٍ وَأَلْفَيَا (baju gamis Yusuf dari arah belakangnya dan kedua-duanya mendapati) menemukan سَيِّدَهَا (suami wanita itu) suami Zulaikha لَدَى الْبَابِ (di muka pintu) maka secara spontan Zulaikha membersihkan dirinya selanjutnya.

Baca Juga:  Surah Yusuf Ayat 63-64; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

قَالَتْ مَا جَزَاءُ مَنْ أَرَادَ بِأَهْلِكَ سُوءًا (Wanita itu berkata, “Tiadalah pembalasan terhadap orang yang bermaksud berbuat serong dengan istrimu) yakni berzina إِلَّا أَنْ يُسْجَنَ (selain dipenjarakan) ditahan di dalam penjara أَوْ عَذَابٌ أَلِيمٌ (atau dihukum dengan siksaan yang pedih?”) siksaan yang menyakitkan, dipukuli umpamanya.

Tafsir Quraish Shihab: Dengan cepat Yusuf berlari menuju pintu keluar. Wanita itu pun segera mendahuluinya untuk menghalanginya keluar, dan menarik baju gamisnya dari belakang hingga koyak.

Di depan pintu, keduanya mendapatkan suami wanita itu. Ia pun mencoba untuk membangkitkan amarah suaminya dengan mengatakan, “Tidak ada balasan bagi orang yang hendak berbuat serong dengan istrimu kecuali penjara atau siksa yang menyakitkan.”

Surah Yusuf Ayat 26
قَالَ هِيَ رَاوَدَتْنِي عَنْ نَفْسِي ۚ وَشَهِدَ شَاهِدٌ مِنْ أَهْلِهَا إِنْ كَانَ قَمِيصُهُ قُدَّ مِنْ قُبُلٍ فَصَدَقَتْ وَهُوَ مِنَ الْكَاذِبِينَ

Terjemahan: Yusuf berkata: “Dia menggodaku untuk menundukkan diriku (kepadanya)”, dan seorang saksi dari keluarga wanita itu memberikan kesaksiannya: “Jika baju gamisnya koyak di muka, maka wanita itu benar dan Yusuf termasuk orang-orang yang dusta.

Tafsir Jalalain: قَالَ (Yusuf berkata) membela dirinya هِيَ رَاوَدَتْنِي عَنْ نَفْسِي ۚ وَشَهِدَ شَاهِدٌ مِنْ أَهْلِهَا (“Dia menggodaku untuk menundukkan diriku kepadanya,” dan seorang saksi dari keluarga wanita itu memberikan kesaksiannya) sepupu Zulaikha.

Tetapi menurut suatu riwayat disebutkan, bahwa saksi itu adalah bayi yang masih dalam ayunan. Kemudian saksi itu mengatakan إِنْ كَانَ قَمِيصُهُ قُدَّ مِنْ قُبُلٍ (“Jika baju gamisnya koyak di muka) pada bagian muka Yusuf فَصَدَقَتْ وَهُوَ مِنَ الْكَاذِبِينَ (maka wanita itu benar dan Yusuf termasuk orang-orang yang dusta.”).

Tafsir Quraish Shihab: Untuk membela dirinya, Yusuf berkata, “Istrimulah yang memintaku dan berusaha memperdayaku.” Keduanya saling melempar tuduhan. Kemudian salah seorang dari keluarga bertindak sebagai penengah dan mengatakan, “Jika baju gamisnya koyak di muka, maka pengakuan wanita itu benar, dan Yusuf termasuk orang-orang yang dusta.

Baca Juga:  Surah Al-Maidah Ayat 109; Seri Tadabbur Al Qur'an

Surah Yusuf Ayat 27
وَإِنْ كَانَ قَمِيصُهُ قُدَّ مِنْ دُبُرٍ فَكَذَبَتْ وَهُوَ مِنَ الصَّادِقِينَ

Terjemahan: Dan jika baju gamisnya koyak di belakang, maka wanita itulah yang dusta, dan Yusuf termasuk orang-orang yang benar”.

Tafsir Jalalain: وَإِنْ كَانَ قَمِيصُهُ قُدَّ مِنْ دُبُرٍ (“Dan jika baju gamisnya koyak di belakangnya) pada bagian belakang Yusuf فَكَذَبَتْ وَهُوَ مِنَ الصَّادِقِينَ (maka wanita itulah yang dusta dan Yusuf termasuk orang-orang yang benar.”)

Tafsir Quraish Shihab: Dan jika baju gamisnya koyak di belakang, maka wanita itulah yang dusta dan Yusuf termasuk orang-orang yang benar omongannya.”

Surah Yusuf Ayat 28
فَلَمَّا رَأَىٰ قَمِيصَهُ قُدَّ مِنْ دُبُرٍ قَالَ إِنَّهُ مِنْ كَيْدِكُنَّ ۖ إِنَّ كَيْدَكُنَّ عَظِيمٌ

Terjemahan: Maka tatkala suami wanita itu melihat baju gamis Yusuf koyak di belakang berkatalah dia: “Sesungguhnya (kejadian) itu adalah diantara tipu daya kamu, sesungguhnya tipu daya kamu adalah besar”.

Tafsir Jalalain: فَلَمَّا رَأَىٰ (Maka tatkala suami wanita itu melihat) suami Zulaikha قَمِيصَهُ قُدَّ مِنْ دُبُرٍ قَالَ إِنَّهُ (baju gamis Yusuf koyak di belakang berkatalah dia, “Sesungguhnya kejadian itu) yang kamu katakan, apakah pembalasan terhadap orang yang bermaksud memperkosa istrimu مِنْ كَيْدِكُنَّ (adalah di antara tipu daya kalian) hai kaum wanita إِنَّ كَيْدَكُنَّ عَظِيمٌ (sesungguhnya tipu daya kalian adalah besar.”).

Tafsir Quraish Shihab: Tatkala sang suami melihat baju gamis Yusuf koyak di belakang, ia berkata kepada istrinya, “Sesungguhnya tuduhan berbuat serong yang kamu lemparkan kepada Yusuf, padahal kamu sendiri yang melakukannya, itu memang tipu daya wanita belaka. Sesungguhnya tipu daya kalian, wanita, amatlah kejam.

Baca Juga:  Surah Al Baqarah Ayat 41-45; Terjemahan dan Tafsir

Surah Yusuf Ayat 29
يُوسُفُ أَعْرِضْ عَنْ هَٰذَا ۚ وَاسْتَغْفِرِي لِذَنْبِكِ ۖ إِنَّكِ كُنْتِ مِنَ الْخَاطِئِينَ

Terjemahan: (Hai) Yusuf: “Berpalinglah dari ini, dan (kamu hai isteriku) mohon ampunlah atas dosamu itu, karena kamu sesungguhnya termasuk orang-orang yang berbuat salah”.

Tafsir Jalalain: Selanjutnya suami wanita itu berkata, “Hai يُوسُفُ أَعْرِضْ عَنْ هَٰذَا (Yusuf! Berpalinglah dari ini) dari peristiwa ini, lupakanlah supaya jangan tersiar beritanya

وَاسْتَغْفِرِي (dan kamu mohon ampunlah) hai Zulaikha istriku لِذَنْبِكِ ۖ إِنَّكِ كُنْتِ مِنَ الْخَاطِئِينَ (atas dosamu itu, karena kamu sesungguhnya termasuk orang-orang yang berbuat salah.”) yakni orang-orang yang telah berbuat dosa. Akan tetapi peristiwa itu beritanya tidak dapat disembunyikan lalu tersiarlah di kalangan masyarakat.

Tafsir Quraish Shihab: Kamu, Yusuf, lupakanlah peristiwa ini. Rahasiakan dan jangan kau sebut-sebut lagi. Dan kamu, istriku, mintalah ampunan atas dosamu.

Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang berdosa yang sengaja melakukan kesalahan dan dosa, kemudian melemparkan tuduhan dosa itu kepada orang lain.”

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, telah kita pelajari bersama kandungan Surah Yusuf Ayat 25-29 berdasarkan Tafsir Jalalain dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga Allah merahmati dan mengasihi kita semua. Amin

M Resky S