Apa Itu Telaga Kautsar? Inilah Penjelasan dalam Hadits Nabi

telaga kautsar

Pecihitam.org – Di hari akhir nanti setiap manusia akan mendapat balasan masing-masing dari amalan yang diperbuatnya di dunia. Bagi yang memiliki banyak amalan baik dia akan masuk kedalam surga. Di dalam surga mengalir telaga yang jernih bernama telaga kautsar yang dirindukan dan diinginkan oleh para penghuni surga.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Allah SWT menerangkan tentang telaga kautsar di dalam Al-Qur’an sebagaimana berikut:

إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ,فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ,إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ

“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.” (QS. Al-Kautsar:1-3)

Beberapa pendapat mengatakan bahwa Al-Kautsar adalah nama sungai di surga, hal ini berdasarkan hadits riwayat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

بَيْنَمَا أَنَا أَسِيرُ فِي الجَنَّةِ، إِذَا أَنَا بِنَهَرٍ، حَافَتَاهُ قِبَابُ الدُّرِّ المُجَوَّفِ، قُلْتُ: مَا هَذَا يَا جِبْرِيلُ؟ قَالَ: هَذَا الكَوْثَرُ، الَّذِي أَعْطَاكَ رَبُّكَ، فَإِذَا طِينُهُ – أَوْ طِيبُهُ – مِسْكٌ أَذْفَرُ

Baca Juga:  Sudah Banyak Hadits Tawasul Didhaifkan Wahabi, Hanya Ini Yang Belum

“Ketika kami berjalan di surga, tiba tiba ada sungai yang pinggirnya berupa kubah dari mutiara berongga. Aku bertanya ‘apa ini wahai Jibril?’ Jibril menjawab ‘inilah Al-Kautsar yang Allah berikan kepadamu’. Ternyata tanahnya atau bau wanginya terbuat dari minyak misk adzfar.” (HR. Bukhari)

Sebagaimana yang diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, bahwa setelah turun surat Al-Kautsar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada para sahabatnya,

أَتَدْرُونَ مَا الْكَوْثَرُ؟

“Apakah kalian tahu, apakah al-Kautsar itu?”

Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasu-Nya yang lebih mengetahui.”
Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَإِنَّهُ نَهْرٌ وَعَدَنِيهِ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ، عَلَيْهِ خَيْرٌ كَثِيرٌ، هُوَ حَوْضٌ تَرِدُ عَلَيْهِ أُمَّتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Sesungguhnya Al-Kautsar adalah sungai yang dijanjikan oleh Rabb-ku kepadaku. Padanya terdapat kebaikan yang banyak. Al-Kautsar adalah telaga yang didatangi umatku pada hari kiamat.” (HR. Muslim)

Telaga Nabi disebut juga dengan al-Kautsar berdasarkan beberapa riwayat bahwa kedua telaga tersebut saling bersambung, yaitu antara yang terletak setelah shirath dan telaga yang terletak di Mahsyar. Oleh karena itu, terdapat hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menjelaskan bahwa terdapat dua saluran (pancuran) yang mensuplai air di telaga Nabi yang terdapat di Mahsyar. Suplai air tersebut berasal dari telaga al-kautsar yang ada di surga.

Baca Juga:  Mempelajari Gaya Hidup Sehat Ala Rasulullah SAW

Sebagaimana yang diriwayatkan dari Tsauban radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan,

أَشَدُّ بَيَاضًا مِنَ اللَّبَنِ، وَأَحْلَى مِنَ الْعَسَلِ، يَغُتُّ فِيهِ مِيزَابَانِ يَمُدَّانِهِ مِنَ الْجَنَّةِ، أَحَدُهُمَا مِنْ ذَهَبٍ، وَالْآخَرُ مِنْ وَرِقٍ

“Airnya lebih putih dari susu, dan lebih manis dari pada madu. Didalamnya ada dua saluran yang memancarkan air (dengan kencang) dari surga. Satu saluran terbuat dari emas, dan yang satu terbuat dari perak. “ (HR. Muslim)

Telaga kautsar merupakan salah satu kenikmatan yang Allah berikan kepada Rasulullah dan umatnya di dalam surga. Dimana siapapun yang meminum air dari telaga ini maka ia tidak akan merasakan haus untuk selamanya.

Baca Juga:  Hukum Memperingati HUT Kemerdekaan, Menurut Pandangan Ulama Nusantara

Namun hanyalah orang-orang pilihan yang bisa meminum air dari telaga kautsar, begitupun yang akan meminumnya dari tangan Rasulullah SAW. . Air telaga kautsar adalah air yang akan menjadi air berkhasiat sesuai dengan kebutuhan semua manusia dari yang pertama hingga manusia terakhir.

Sehingga bisa dikatakan bahwa telaga Nabi di surga nanti adalah telaga al Kautsar dimana airnya lebih putih dari susu, lebih manis dari madu, lebih harum dari minyak Misk dan siapapun yang meminumnya tidak akan merasa kehausan lagi. Wallahua’lam bisshawab.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik