Pelaku Pelecehan Doa Buka Puasa Ditangkap dan Ditetapkan Tersangka

Pecihitam.org – Remaja wanita yang menjadi pelaku pelecehan doa buka puasa telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat kepolisian.

Sebelumnya, video pelecehan doa buka puasa yang dilakukan tersangka viral di media sosial sejak Senin, 18 Mei 2020, kemarin.

Mengetahui informasi tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak dan menyelidiki video itu lantaran dianggap telah meresahkan masyarakat.

Adapun tersangka diketahui merupakan warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Saat ini, tersangka ditangani unit PPA karena masih di bawah umur.

“Sekarang ditangani Unit PPA karena semua pelaku masih di bawah umur. Yah sudah ditetapkan tersangka,” kata Agus saat dihubungi Kompas.com, Selasa, 19 Mei 2020.

Berdasarkan hasil penyelidikan pihaknya, tersangka yang berjumlah 3 orang itu dikenakan Pasal 156 a KUHP tentang peniataan agama. 

Baca Juga:  16 Orang Positif Corona Usai Hadiri Acara Buka Puasa Bersama

Selain itu, ketiganya juga disangkakan Pasal dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik. 

“Ancaman hukumannya di atas 5 tahun,” ujar Agus. 

Dalam kasus tersebut, Polrestabes Makassar juga menyita dua buah ponsel tersangka yang dipakai untuk merekam video itu. 

Namun, Agus masih enggan membeberkan motif ketiga remaja tersebut membuat video yang menimbulkan reaksi berupa kecaman tersebut. 

“Pemeriksaannya masih belum tuntas,” ujar Agus dengan singkat.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan aksi tak terpuji remaja wanita tersebut saat melecehkan Doa Buka Puasa viral di media sosial.

Dalam video itu, remaja ini mengganti kalimat dalam doa buka puasa dengan kata tidak senonoh.

“Allahummalaka gandra** (berhubungan intim dalam bahasa daerah), wabika nyamanna gandra**, waalarizkika open BO ma,” ujar remaja wanita yang merekam dirinya sendiri dalam video itu.

Baca Juga:  Usai Gelar Buka Puasa Bersama, 4 Keluarga Positif Covid-19

Usai videonya tersebut viral dan menuai kecaman dari warganet, khususnya umat Islam, ia pun meminta maaf.

Permintaan maaf tersebut disampaikannya lewat sebuah video yang kini juga tengah beredar di media sosial.

“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya atas video saya yang tanpa maksud apapun dan tanpa sepengetahuan saya telah viral,” ujarnya.

“Sekali lagi dengan rasa bersalah saya meminta maaf ke seluruh umat muslim di manapun berada,” sambungnya.

Ia pun mengaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu di kemudian hari.

“Saya berjanji tidak akan mengulangi kesalahan saya di kemudian hari,” ucapnya.