Sholawat Badar Gubahan Kiai Ali Manshur, Ini Teks Arab, Latin dan Artinya

Sholawat Badar

Pecihitam.org Sholawat Badar merupakan sholawat yang sangat populer dan mudah dilantunkan. Anak-anak pun mudah melantunkan sholawat yang berisi pula doa dengan perantara ahli Perang Badar ini.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Sholawat menjadi salah satu Mars NU. Maka, orang NU begitu akrab dan fasih melantunkan sholawat ini. Dalam acara pengajian di lingkungan NU, saat penceramah baru datang atau mau naik ke panggung, jamaah akan menyambut dengan Sholawat Badar.

Begitu juga dalam acara iringan walimatul Ursy. Saat rombongan pengantin pria surah tiba, MC akan memandu dan bersama melantunkan sholawat ini, bahkan tak jarang diiringi tabuhan hadrah.

Di balik begitu populernya Sholawat Badar, tahukah kita bahwa sholawat ini merupakan karya seorang ulama Indonesia bernama Kai Ali Manshur? Dan tahukah kita siapa sebenarnya sosok Kiai Manshur dan kronologi hingga beliau menulis Sholawat Badar ini?

Daftar Pembahasan:

Sejarah Sholawat Badar

Karena lirik atau teksnya full Bahasa Arab dan bernadzam khas syair Arab, sebagian bedar orang akan menyangka bahwa Sholawat Badar adalah sholawat atau madah produk Arab. Padahal, sesungguhnya Sholawat Badar baru terkenal setelah 1960 karena memang baru digubah oleh Kyai Ali Mansur pada tahun 1960 sebagai tandingan lagu Genjer-Genjer PKI.

Kiai Ali Manshur

Kiai Ali terkenal haus ilmu. Ia belajar dari satu pesantren ke pesantren lain. Mulai dari Pesantren Termas Pacitan, Pesantren Lasem, Pesantren Lirboyo Kediri hingga Pesantren Tebuireng Jombang.

Waktu kecil, Kiai Ali belajar di Tuban. Setelah itu, Kiai Ali ingin belajar ke Termas namun ia hanya punya modal sepeda ontel dan nasi jagung. Akhirnya dari Tuban ke Tremas, ia naik ontel dan bekal nasi jagung.

Selama di pesantren, Kiai Ali menerima jasa ojek ke pasar dan hasilnya untuk membeli kitab. Kiai Ali suka ilmu Arrudh (Ilmu Sya’ir), dan belajar ilmu ini di Lirboyo. Ia sering diajak diskusi pengasuh masalah Arrudh.

Kiai Ali juga pernah belajar di Tebuireng. Seusai nyantri, Kiai Ali kembali ke Tuban dan aktif berorganisasi di Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII). Ia juga aktif sebagai seorang pegawai di bawah Kementerian Agama. Tepatnya, menjadi Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di kecamatan hingga promosi menjadi Kepala Kementerian Agama (Kemenag) di tingkat kabupaten.

Pada tahun 1955, Kiai Ali terpilih sebagai anggota Konstituante mewakili Partai NU Cabang Bali. Pada 1962, ia memutuskan pindah ke Banyuwangi dan dipercaya menjadi Ketua Cabang NU Banyuwangi.Selama di Banyuwangi inilah, Kiai Ali melahirkan karya fenomenal Shalawat Badar . 

Terciptanya Sholawat Badar

Riwayat terciptanya Sholawat Badar ini penuh degan misteri dan teka-teki. Dalam Antonologi NU, pada suatu malam, Kyai Ali Mansur tidak bisa tidur. Hatinya merasa gelisah karena terus menerus memikirkan situasi politik yang semakin tidak menguntungkan NU. Orang-orang PKI semakin mendominasi kekuasaan di pedesaan.

Sambil merenung, Kyai Ali Mansur terus memainkan penanya di atas kertas, menulis syair-syair dalam Bahasa Arab. Dia memang dikenal mahir membuat syair sejak menjadi santri di Lirboyo, Kediri. 

Kegelisahan Kyai Ali berbaur dengan rasa heran kerena malam sebelumnya dia bermimpi didatangi para sosok berjubah putih-hijau. Semakin heran lagi karena pada saat yang sama istrinya mimpi bertemu dengan Rasulullah. 

Keesokan harinya, mimpi itu ditanyakan pada Habib Hadi Al-Haddar Banyuwangi. Itu adalah Ahli Badar, ya akhi, jawab Habib Hadi.

Kedua mimpi aneh dan terjadi secara bersamaan itulah yang mendorong dirinya menulis syair, yang kemudian dengan Shalawat Badar. 

Keheranan muncul lagi karena keesokan harinya banyak tetangga yang datang kerumahnya sambil membawa beras, daging, dan barang-barang lain layaknya akan mendatangi orang yang akan punya hajat mantu.

Mereka bercerita bahwa pada pagi-pagi buta, pintu rumah mereka didatangi orang berjubah yang memberitahu bahwa di rumah Kyai Ali Mansur akan ada kegiatan besar. Mereka diminta membantu. Maka, mereka membantu sesuai dengan kemampuannya.

Baca Juga:  Tasyahud Akhir adalah Waktu Mustajab untuk Berdoa, Begini Doanya!

Di benak Kiai Mansur, menyelinap pertanyaan, “Siapa orang berjubah putih itu?” Pertanyaan itu terus mengiang dalam benak Kyai Ali Mansur tanpa ada jawaban. Akan tetapi, malam itu banyak orang bekerja di dapur untuk menyambut kedatangan tamu, yang mereka sendiri tidak tahu “tamu” itu siapa, dari mana datangnya, dan untuk apa keperluannya.

Menjelang matahari terbit, serombongan Habib berjubah putih-putih hijau yang dipimpin Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi dari Kwitang Jakarta datang ke rumah Kyai Ali Mansur.

Saat itu, Kiai Ali bersyukur. “Alhamdulilah”, ucap Kyai Ali Mansur ketika melihat rombongan yang datang adalah Habib yang sangat dihormati keluarganya.

Setelah berbincang agak lama, membahas perkembangan PKI dan kondisi politik yang tidak menguntungkan, Habib Ali Al-Habsyi menanyakn topik lain yang tidak diduga oleh Kyai Ali Mansur.

“Ya akhi, mana syair yang Anda buat kemarin?”

“Tolong Anda bacakan dan lagukan di hadapan kami-kami,” kata Habib Ali al-Habsyi.

Tentu saja Kyai Ali Mansur terkejut, sebab ternyata Habib Ali al-Habsyi tahu apa yang dikerjakan Kyai Ali semalam.

Segera saja Kyai Ali mengambil kertas yang berisi catatan Sholawat Badar hasil gubahannya semalam, lalu melagukannya di hadapan mereka. Kebetulan Kyai Ali juga memiliki suara yang bagus.

Para Habaib mendengarkannya dengan khusyuk sambil meneteskan air mata karena terharu dengan bait-bait syair Sholawat Badar.

Khasiat Sholawat Badar

Membaca Sholawat Nabi, apa pun nama sholawathya merupakan salah satu ibadah utama. Suatu amalan yang tak perlu ijazah. Karena Allah sendiri yang langsung memberikan ijazah melalui firman-Nya


اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya. (QS. Al-Ahzab ayat 56)

Dan Sholawat Badar sendiri telah terbukti khasiatnya pada era 60-an yang membuat dominasi PKI redup bahkan dibubarkan negara

Selain mendapatkan pahala, beberapa fadhilah dan manfaat membaca shalawat badar jika melihat pada lafadz-lafadz syairnya, antara lain adalah untuk mohon keselamatan, menghilangkan semua kesusahan, kesempitan dan segala yang menyakitkan; selamat dari bahaya musuh; untuk menangkis orang-orang yang berbuat kemaksiatan dan kerusakan, untuk memperoleh ampunan Allah, dihindarkan dari marabahaya dan bencana, mohon keuntungan dan meluaskan rezkinya serta mendapatkan keberkahan dan sebagainya, dengan sebab berkah sahabat ahli Badar.

Lirik Sholawat Badar

Teks Arab

Inilah lirik lengkap Sholawat Badar

صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ اللهِ **  عَـلَى طـهَ رَسُـوْلِ اللهِ
صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ اللهِ **  عَـلَى يـس حَبِيْـبِ اللهِ

تَوَ سَـلْنَا بِـبِـسْـمِ اللّهِ ***  وَبِالْـهَادِى رَسُـوْلِ اللهِ
وَ كُــلِّ مُجَـا هِـدِ لِلّهِ ***  بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

اِلهِـى سَـلِّـمِ اْلاُمـَّة ***  مِـنَ اْلافـَاتِ وَالنِّـقْـمَةَ
وَمِنْ هَـمٍ وَمِنْ غُـمَّـةٍ ***  بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ 

اِلهِى نَجِّـنَا وَاكْـشِـفْ *  جَـمِيْعَ اَذِ يـَّةٍ وَا صْرِفْ

مَـكَائـدَ الْعِـدَا وَالْطُـفْ  *   بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

اِلهِـى نَـفِّـسِ الْـكُـرَبَا  ***  مِنَ الْعَـاصِيْـنَ وَالْعَطْـبَا
وَ كُـلِّ بـَلِـيَّـةٍ وَوَبـَا ***   بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

فَكَــمْ مِنْ رَحْمَةٍ حَصَلَتْ ***  وَكَــمْ مِنْ ذِلَّـةٍ فَصَلَتْ
وَكَـمْ مِنْ نِعْمـَةٍ وَصَلَـتْ ***   بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

وَ كَـمْ اَغْـنَيْتَ ذَالْعُـمْرِ ***   وَكَـمْ اَوْلَيْـتَ ذَاالْفَـقْـرِ
وَكَـمْ عَافَـيـْتَ ذِاالْـوِذْرِ ***   بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

لَـقَدْ ضَاقَتْ عَلَى الْقَـلْـبِ ** جَمِـيْعُ اْلاَرْضِ مَعْ رَحْبِ
فَانْـجِ مِنَ الْبَلاَ الصَّعْـبِ **  بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

ا َتَيـْنَا طَـالِـبِى الرِّفْـقِ ***  وَجُـلِّ الْخَـيْرِ وَالسَّـعْدِ
فَوَ سِّـعْ مِنْحَـةَ اْلاَيـْدِىْ ***  بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

فَـلاَ تَرْدُدْ مَـعَ الْخَـيـْبَةْ ***   بَلِ اجْعَلْـنَاعَلَى الطَّيْبـَةْ
اَيـَا ذَاالْعِـزِّ وَالْهَـيـْبَةْ ***  بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

وَ اِنْ تَرْدُدْ فَـمَنْ نَأْتـِىْ ***   بِـنَيـْلِ جَمِيـْعِ حَاجَا تِى
اَيـَا جَـالِى الْمُـلِـمـَّاتِ ***   بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

Baca Juga:  Allahumma Shoyyiban Nafi'an: Bacalah Doa Ketika Turun Hujan Ini Agar Kebaikannya Makin Berkah

اِلهِـى اغْفِـرِ وَاَ كْرِ مْنَـا ***  بِـنَيـْلِ مـَطَا لِبٍ مِنَّا
وَ دَفْـعِ مَسَـاءَةٍ عَـنَّا ***   بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

اِلهِـى اَنـْتَ ذُوْ لُطْـفٍ ***  وَذُوْ فَـضْلٍ وَذُوْ عَطْـفٍ
وَكَـمْ مِنْ كُـرْبـَةٍ تَنـْفِىْ ***   بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

وَصَلِّ عَـلَى النـَّبِىِّ الْبَـرِّ ***  بـِلاَ عَـدٍّ وَلاَ حَـصْـرِ
وَالِ سَـادَةٍ غُــــرِّ ***  بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

Teks Arab, Latin dan Arti

Utuk mempermudah kalangan awam dalam membaca dan menghayati maknanya, di sini kami cantumkan pula transliterasi dan arti dari Sholawat Badar.

صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ اللهِ ***  عَـلَى طـهَ رَسُـوْلِ اللهِ
 
Shalaatullaah Salaamul laah ‘Alaa Thaaha Rasuulillaah

Rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Nabi Thaaha utusan Allah.

صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ اللهِ *** عَـلَى يـس حَبِيْـبِ اللهِ
 
Shalaatullaah Salaamullah ‘Alaa Yaa Siin Habiibillaah

Rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Nabi Yasin kekasih Allah.

تَوَ سَـلْنَا بِـبِـسْـمِ اللّهِ ***   وَبِالْـهَادِى رَسُـوْلِ اللهِ 

Tawassalnaa Bibismi llaah Wabil Haadi Rasuulillaah

Kami berwasilah dengan berkah “Basmalah”, dan dengan Nabi yang menunjukkan lagi utusan Allah.

وَ كُــلِّ مُجَـا هِـدِ لِلّهِ ***   بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

Wakulli Mujaahidin Lillaah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Dan seluruh orang yang berjuang karena Allah, sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

اِلهِـى سَـلِّـمِ اْلاُمـَّة ***   مِـنَ اْلافـَاتِ وَالنِّـقْـمَةَ

llaahi Sallimil Ummah Minal Aafaati Wanniqmah

Ya Allah, semoga Engkau menyelamatkan ummat, dari bencana dan siksa.

وَمِنْ هَـمٍ وَمِنْ غُـمَّـةٍ ***   بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ 
 
Wamin Hammin Wamin Ghummah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Dan dari susah dan kesempitan, sebab berkahnya sahabat ahli badar ya Allah.

اِلهِى نَجِّـنَا وَاكْـشِـفْ ***   جَـمِيْعَ اَذِ يـَّةٍ وَا صْرِفْ
  
Ilaahi Najjinaa Waksyif Jamii’a Adziyyatin Washrif

Ya AIlah semoga Engkau selamatkan kami dari semua yang menyakitkan, dan semoga Engkau (Allah) menjauhkan tipu dan daya musuh-musuh.

مَـكَائـدَ الْعِـدَا وَالْطُـفْ  ***   بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ 

Makaa idal ‘idaa wal thuf Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Dan semoga Engkau mengasihi kami, sebab berkahnya sahabat ahli Badar Ya Allah.

اِلهِـى نَـفِّـسِ الْـكُـرَبَا  ***  مِنَ الْعَـاصِيْـنَ وَالْعَطْـبَا 

llaahi Naffisil Kurbaa Minal’Ashiina Wal’Athbaa

Ya Allah, semoga Engkau menghilangkan beberapa kesusahan dari orang-orang yang bermaksiat dan semua kerusakan, 

وَ كُـلِّ بـَلِـيَّـةٍ وَوَبـَا ***   بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ 

Wa kulli Baliyyatin Wa wabaa Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Dan semoga Engkau hilangkan semua bencana dan wabah penyakit, sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

فَكَــمْ مِنْ رَحْمَةٍ حَصَلَتْ *** وَكَــمْ مِنْ ذِلَّـةٍ فَصَلَتْ
 
Wakam Min Rahmatin Washalat Wakam Min Dzillatin Fashalat

Maka sudah beberapa rahmat yang telah berhasil, dan sudah beberapa dari kehinaan yang dihilangkan.

وَكَـمْ مِنْ نِعْمـَةٍ وَصَلَـتْ ***   بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ 

Wakam Min Ni’matin Washalat Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Dan sudah banyak dari ni’mat yang telah sampai, Sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

وَ كَـمْ اَغْـنَيْتَ ذَالْعُـمْرِ ***   وَكَـمْ اَوْلَيْـتَ ذَاالْفَـقْـرِ 
Wakam Aghnaita Dzal ‘Umri Wakam Autaita D’Zal Faqri

Sudah berapa kati Engkau (Allah) memberi kekayaan orang yang makmur,
Dan berapa kati Engkau (Allah) memberi nikmat kepada orang yang fakir.

وَكَـمْ عَافَـيـْتَ ذِاالْـوِذْرِ ***   بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
 
Wakam’Aafaita Dzal Wizri Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Dan berapa kali Engkau (Allah) mengampuni orang yang berdosa, Sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

لَـقَدْ ضَاقَتْ عَلَى الْقَـلْـبِ** جَمِـيْعُ اْلاَرْضِ مَعْ رَحْبِ
 
Laqad Dlaaqat’Alal Qalbi Jamii’ul Ardli Ma’ Rahbi

Sungguh hati manusia merasa sempit di atas tanah yang luas ini, karena banyakhya marabahaya yang mengerikan, dan malapetaka yang menghancurkan,

Baca Juga:  Doa Masuk Rumah dan Keluar Rumah Agar Mendapat Perlindungan

فَانْـجِ مِنَ الْبَلاَ الصَّعْـبِ ***   بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ 

Fa Anji Minal Balaas Sha’bi Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Semoga Allah menyelamatkan kami dari bencana yang mengerikan, sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

ا َتَيـْنَا طَـالِـبِى الرِّفْـقِ *** وَجُـلِّ الْخَـيْرِ وَالسَّـعْدِ

Atainaa Thaalibir Rifdi Wajullil Khairi Was Sa’di

Kami datang dengan memohon pemberian/pertolongan dan memohon agungnya kebaikan dan keuntungan

فَوَ سِّـعْ مِنْحَـةَ اْلاَيـْدِىْ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

Fawassi’ Minhatal Aidii Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Semoga Allah meluaskan anugerah keniKmatan yang melimpah
Dari sebab berkahnya ahli Badar ya Allah.

فَـلاَ تَرْدُدْ مَـعَ الْخَـيـْبَةْ *** بَلِ اجْعَلْـنَاعَلَى الطَّيْبـَةْ

Falaa Tardud Ma’al Khaibah Balij’Alnaa’Alath Thaibah

Maka ianganlah Engkau (Allah) menolak kami menjadi rugi besar bahkan jadikanlah diri kami dapat beramal baik, dan selalu bersuka ria.

اَيـَا ذَاالْعِـزِّ وَالْهَـيـْبَةْ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

Ayaa Dzal ‘lzzi Wal Haibah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Wahai Dzat yang punya keagungan (kemenangan) dan Prabawa dengan sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

وَ اِنْ تَرْدُدْ فَـمَنْ نَأْتـِىْ *** بِـنَيـْلِ جَمِيـْعِ حَاجَا تِى

Wa in Tardud Faman Ya-Tii Binaili Jamii’i Haajaati

Jika Engkau (Allah) terpaksa menolak hamba, maka kepada siapakah
kami akan datang mohon dengan mendapat semua hajat kami.

اَيـَا جَـالِى الْمُـلِـمـَّاتِ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

Ayaa jalail mulimmaati Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Wahai Dzat yang menghilangkan beberapa bencana dunia dan akhirat, hilangkan bencana-bencana hamba, asbab lantaran berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

اِلهِـى اغْفِـرِ وَاَ كْرِ مْنَـا *** بِـنَيـْلِ مـَطَا لِبٍ مِنَّا

llaahighfir Wa Akrimnaa Binaili Mathaalibin Minnaa

Ya Allah, semoga Engkau rnengampuni kami dan memuliakan
diri kami, dengan mendapat hasil beberapa permahonan kami.

وَ دَفْـعِ مَسَـاءَةٍ عَـنَّا *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

Wa daf i Masaa-Atin ‘Annaa Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Dan menolak keburukan-keburukan dari kami dengan asbab mendapat berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

اِلهِـى اَنـْتَ ذُوْ لُطْـفٍ *** وَذُوْ فَـضْلٍ وَذُوْ عَطْـفٍ

llaahii Anta Dzuu Luthfin Wadzuu Fadl-Lin Wadzuu ‘Athfin

Ya Allah, Engkaulah yang punya belas kasihan, dan punya keutamaan (anugerah) lagi kasih sayang.

وَكَـمْ مِنْ كُـرْبـَةٍ تَنـْفِىْ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

Wakam Min Kurbatin Tanfii Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Sudah banyaklah kesusahan yang hilang, dari sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

وَصَلِّ عَـلَى النـَّبِىِّ الْبَـرِّ *** بـِلاَ عَـدٍّ وَلاَ حَـصْـرِ

Washalli ‘Alan Nabil Barri Bilaa ‘Addin Walaa Hashri

Dan semoga Engkau (Allah) melimpahkan rahmat kepada Nabi yang senantiasa berbakti kepada-Nya, dengan limpahan rahmat dan keselamatan yang tak terbilang dan tak terhitung,

وَالِ سَـادَةٍ غُــــرِّ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

Wa Aali Saadatin Ghurri Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

Dan semoga tetap atas para keluarga Nabi dan para Sayyid yang bersinar nur cahayanya, sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

Demikianlah tulisan ini yang mengulas tentang Sholawat Badar. Mulai dari sejarah hingga khasiat yang juga kami lengkapi dengan teksnya baik dalam tulisan Arab, Latin serta artinya. Semoga bermanfaat dan kita selalu membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, dan kelak mendapatkan syafaatnya. Amin.

Faisol Abdurrahman