Tahukah Kamu? Inilah Nama-nama Lain dari Nabi Muhammad Saw

nama nama nabi muhammad

Pecihitam.org – Begitu agungnya Nabi Muhammad Saw, bahkan nama beliau telah di sebutkan sejak sebelum di lahirkan, seperti yang tercantum dalam beberapa kitab sebelum Al-Qur’an yaitu, kitab Zabur, Taurat dan Injil. Allah Swt menyebutkan nama Muhammad pada beberapa ayat di dalam Al-Qur’an. Salah satunya terdapat dalam Surat Ali Imran ayat 144 berikut:

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

ولقد كنتم تمنون الموت من قبل أن تلقوه فقد رأيتموه وأنتم تنظرون

“Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa Rasul.” (QS. Ali-Imran: 144)

Adapun mengenai nama Muhammad itu, secara bahasa dari kata حَمِدَ (Hamida) yang artinya memuji. Namun di ubah ke dalam wazan فَعَّلَ (fa’ala) menjadi حَمّدَ (hammada) berarti ‘banyak memuji/berkali-kali di puji’. Kemudian di ubah menjadi Isim Maf’ul menjadi مُحَمَّدَ (Muhammad) artinya, ‘yang berkali-kali di puji/ banyak di puji/ sering di puji’.

Ada suatu hal yang cukup menarik di sini karena dengan kehendak Allah Swt, nama Muhammad sebelumnya tidak pernah di gunakan oleh orang arab untuk memberikan nama pada dirinya atau keluarganya. Sampai akhirnya Rasulullah Saw lahir, maka saat itulah baru nama Muhammad hadir sebagai utusan Allah Swt.

Dalam beberara riwayat memang menyebutkan, bahwa saat kelahiran Rasulullah Saw sudah dekat, orang Arab sempat mendengar berita dari ahli kitab bahwa tidak lama lagi akan di utus seorang nabi yang bernama Muhammad. Sehingga ada beberapa orang tua yang kemudian memutuskan untuk menamai anak mereka dengan nama Muhammad, dengan harapan bahwa agar mereka menjadi seorang yang di utus oleh Allah Swt.

Baca Juga:  Islam di Uzbekistan, Negeri Imam Bukhari dengan Peninggalan Peradabannya

Ibnu Katsir menyebutkan dalam Sirahnya tercatat ada enam nama orang-orang yang di berikan nama Muhammad dan tidak ada lagi selain keenam orang tersebut yang bernama Muhammad sebelum Rasulullah Saw lahir. Mereka adalah :

  • Muhammad bin Uhaihah
  • Muhammad bin Maslamah
  • Muhammad bin Baro’
  • Muhammad bin Sufyan
  • Muhammad bin Humron
  • Muhammad bin Khuza’i

Namun, dari ke enam nama di atas tidak ada satupun yang mengaku sebagai Nabi, karena Allah Swt telah mengutus Nabi Muhammad Saw dari keturunan keluarga yang baik dan terhormat yaitu Sayyid Abdullah dan Sayidah Aminah.

Di dalam kitab ‘Ar-Roudh Al-Unuf karya As-Suhaili menyebutkan bahwa yang memberikan nama Muhammad adalah kakek Rasulullah Saw yaitu Abdul Mutholib. Alasannya karena beliau ingin cucunya kelak menjadi sosok yang di puji oleh seluruh penduduk bumi sebagaimana yang ia lihat dalam mimpinya.

“Abdul Mutholib melihat dalam miminya seakan-akan ada sebuah rantai yang terbuat dari perak keluar dari punggungnya. Rantai itu salah satu ujungnya berada di langit, ujung yang lain berada di bumi. Ujung yang lain berada di timur, ujung lain berada di barat. Kemudian rantai itu kembali seakan-akan dia berubah menjadi pohon, yang mana setiap daunnya ada cahayanya. Tiba-tiba penduduk timur dan barat bergelantungan padanya.. lalu Abdul Mutholib menceritakan mimpi itu maka di tafsirkan akan ada bayi yang akan keluar dari keturunannya yang akan di ikuti penduduk timur dan barat dan akan di puji penduduk langit dan bumi. Karena itulah dia menamai cucunya Muhammad. Hal ini menguatkan yang di ceritakan ibu Rasulullah Saw ketika mengandungnya, yakni saat ada suara: ‘Sesungguhnya engkau mengandung pemimpin umat ini. Jika engkau telah melahirkannya namailah Muhammad.” (As-Suhaili, Ar-Roudh Unuf).

Sama halnya ketika Nabi Isa As menyampaikan kabar gembira bahwa akan hadir seorang Nabi dan Rasul terakhir yang bernama Ahmad, sebagaimana di sebutkan dalam Surat As-Shaff ayat 6 berikut :

Baca Juga:  Bukan Abal-Abal, Begini Deskripsi Ulama dalam Pandangan NU

واذ قال عيسى ابن مريم يا بني اسرائيل اني رسول الله اليكم مصدقا لما بين يدي من التوراة ومبشرابرسول يأتي من بعدي اسمه أحمد

“ Dan (ingatlah) ketika Isa Ibnu Maryam berkata: ‘Hai Bani Isra’il, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu. Membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat dan memberikn kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad.” (QS. As-Shaaf: 6)

Selain nama Muhammad dan Ahmad, ternyata Rasulullah Saw juga memiliki beberapa nama dan julukan sebagaimana di sebutkan dalam hadist-hadist berikut:

“Rasulullah Saw bersabda, ‘Namaku di dalam Al-Qur’an adalah Muhammad Saw, di dalam Injil Ahmad, di dalam Taurat Ahyad, sesungguhnya orang-orang yang di beri nama ahyad (orang yang menghindarkan), karena saya menghindarkan umatku dari neraka Jahannam”. (HR, Ibnu Abbas)

Dalam hadist lainnya juga disebutkan:

Baca Juga:  Memandang Muslim Sebagai Muslim, Menggugat Purifikasi Radikal ala Salafi Wahabi

“Rasulullah Saw bersabda, ‘Saya mempunyai lima nama. ‘Saya adalah Muhammad, saya adalah Ahmad, Saya adalah Al-Mahi, karena Allah menghapus kekufuran lantaran saya, saya adalah al-Hisyir, karena manusia akan di giring di atas kaki saya, dan saya adalah al-Aqib.”

Adapun julukan bagi Rasulullah Saw yang di berikan oleh malaikat Jibril As adalah Abu Ibrahim. Selain itu julukan yang paling sering kita dengar adalah Abdul Qasim.

Dari nama-nama Nabi Muhammad di atas menunjukkan kepada umatnya tentang keistimewaan dari Rasulullah Saw sebagai utusan Allah Swt yang menjadi pemimpin dan teladan bagi seluruh umat dan di puji oleh penduduk langit maupun bumi. Allahumma shali’ala sayyidina Muhammad.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik