Kisah Abu Nawas Gagal Diamuk Istrinya

abu nawas

Pecihitam.org – Diam-diam, ternyata Abu Nawas punya istri yang sangat pecemburu. Pada saat Abu Nawas sering pulang larut malam, ia selalu marah-marah. Ditengah banyaknya kesibukan Abu Nawas memang mempunyai kebiasaan pulang larut malam dan hal itu sangat menjengkelkan istrinya.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Sang istri yang sudah lama jengkel akhirnya membuat rencana untuk memberikan hukuman kepada Wan Abu suaminya. Rencana pun terealisasi dengan sempurna, namun anehnya Abu Nawas malah selamat dari hukuman tersebut. Ternyata yang dipukuli istrinya itu merupakan seorang pencuri. Bagaimana kisahnya? Silahkan disimak!

Pada suatu hari, Abu Nawas keluar rumah hingga larut malam. Hal itu membuat istrinya merasa emosi dan gelisah karena sudah berjam-jam menunggu di rumah. Ia pun tidak bisa tidur gara-gara Abu Nawas yang tak pulang-pulang. Istri Abu Nawas pun sudah menyiapkan suatu rencana untuk memarahi suaminya ketika dia pulang nanti.

Waktu pun sudah menunjukkan larut malam, begitu gelap, namun Abu Nawas tetap saja tak kunjung kembali pulang. Dalam kondisi yang seperti itu, tiba-tiba terdengar suara seperti orang yang hendak masuk dari jendela rumah yang terbuat dari kayu.

Baca Juga:  Kisah Abu Nawas Dan Teras Reotnya Yang Bisa Bertasbih

Mendengar suara itu, istri Abu Nawas pun langsung siap siaga untuk melancarkan aksinya. Ia mengambil sepotong kayu berukuran lumayan besar dan menuju ke jendela. Ia berfikir bahwa sang suami sengaja masuk rumah melalui jendela karena takut didamprat istrinya.

Tak lama kemudian, masuklah seseorang melalui jendela. Dalam kondisi yang gelap, wajah orang tersebut tak kelihatan. Namun karena istri Abu Nawas yang sudah terlanjur emosi, langsung saja memukulkan kayu ke orang tadi. Ia memukul secara membabi buta hingga membuat orang yang dikiranya suaminya itu jatuh tak berdaya.

“Ampun… Ampun…,” ujar orang tersebut.

Tentu saja karena pukulan yang membabi buta yang dilakukan istri Abunawas tersebut membuat orang tadi terkapar di lantai. Istri Abu Nawas pun merasa sangat puas dengan tindakannya ini. Ia menganggap bahwa tindakannya setimpal atas kesalahan suaminya, si Wan Abu.

“Ayo cepat bangun, makanya lain kali jangan suka pulang larut malam,” kata istri Abu Nawas dengan nada membentak.

Setelah ditunggu beberapa lama, orang itu tak juga bangun. Mulailah istri Abu Nawas jadi penasaran. Dalam pencahayaan yang remang-remang, ia mencoba melihat dengan seksama orang yang dipukulnya tadi.

Baca Juga:  Kisah Taubatnya Abu Yazid al Bustami Setelah Dinasehati Seekor Anjing

Sejurus istri Abu Nawas kaget, ternyata wajah orang ia pukuli itu bukan suaminya. Langsung saja, istri Abu Nawas berteriak dengan keras dan menyebut orang itu sebagai seorang pencuri dan .

“Ada pencuri…tolong…toloong…,” teriak istri Abu Nawas.

Sontak saja teriakan istri Abu Nawas itu membuat para tetangga berhamburan keluar rumah. Tak lama kemudian, beberapa warga sampai di rumah Abu Nawas. Mereka lantas meringkus pencuri yang sudah terkapar tidak berdaya di lantai.

Para warga pun terheran-heran melihat kejadian itu. Ada seorang pencuri yang ditaklukkan oleh seorang wanita. Wajah pencuri itu babak belur terkena pukulan dari istri Abu Nawas.

“Wah, hebat sekalai, pencuri ini sampai terbaring tak berdaya di lantai. Mungkin butuh berminggu-minggu agar bisa pulih kembali,” kata salah satu warga.

“Maaf Pak, saya tak bermaksud menyakitinya, apalagi sampai separah itu. Hanya kekeliruan saja, Pak,” kata istri Abu Nawas.

Baca Juga:  Ketika Abu Nawas Dijadikan Petugas Pajak Kerajaan

“Keliru bagaimana” tanya warga.
“Waktu itu, ia masuk melalui jendela dapur. Dan saya kira suami saya yang baru pulang berpesta dengan teman-temannya, makanya langsung saya gebuk,” jelas istri Abu Nawas.

Tak berapa lama kemudian, Abu Nawas pun pulang. Setelah mendengar cerita tentang seorang pencuri yang babak belur dihajar istrinya, dalam hati ia tersenyum kecil dan bersyukur.

“Untung saja bukan aku yang dihajar, makanya jangan main pukul, jadi begini kan akibatnya,” kata Abu Nawas.

Walaupun begitu, Abu Nawas cukup bangga dengan keberanian sang istri yang sanggup melumpuhkan seorang pencuri sendirian.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik