Lagi, Ceramah Evie Effendi Dikritik Gegara Sebut Hadis Nisfu Syaban Cacat

Pecihitam.org – Nama pendakwah Ustadz Evie Effendi kembali muncul ke publik setelah ceramahnya di kanal YouTube yang membahas soal hadis menuai respons dan kritik dari berbagai pihak.

Dalam rekaman video ceramahnya yang tersebar di dunia maya, Evie Effendi tampak menyampaikan ceramah mengenai malam Nisfu Syaban.

Dalam ceramahnya itu, Ustadz Evie Effendi mengatakan bahwa hadis Nisfu Syaban rata-rata cacat dan tidak nyambung ke Nabi.

“Nisfu syaban ini rata-rata hadisnya cacat. Tidak nyambung ke Nabi. Qola rasulillah, Rasul bersabda ‘Barang siapa memakai topi Jerussalem, dia terancam masuk neraka’ pasti laku,” kata Evie Effendi dalam ceramahnya seperti dikutip dari Suara.com, Selasa, 23 Juni 2020.

Ceramahnya itupun menuai kritikan dari berbagai pihak. Salah satunya netizen bernama Afif Fuad Saidi.

Lewat akun Twitter, akun Afif Fuad Saidi meminta kepada Evie Effendi agar lebih baik belajar nahwu shorof terlebih dahulu sebelum berceramah.

Baca Juga:  Lawan Suriah, Militan Prancis Ikut Bergabung dengan Kelompok Teroris di Idlib

“Buat penceramah gaul Evie siapa itu namanya …, mending belajar Nahwu sorrfof dasar dulu ya, ini bukan soal malu diketawain anak Tsanawiyah. Tapi, soal tanggung jawab pada ilmu yg disampaikan, dan kredibilitas seorang penceramah. Bcra hadist-hadist segala macam, smpe “Qola” aja salah,” cuitnya.

Kritik Afif Fuad Saidi terkait ceramah Evie Effendi

Sebelumnya, Ustadz Dr. Syarif Hade juga mengkritik soal penampilan pendakwah Ustadz Evie Effendi saat mengisi ceramah di YouTube.

Lewat unggahannya di akun Facebook, Senin, 22 Juni 2020, Ustadz Syarif Hade meminta Evie Effendi untuk pensiun sebagai ustadz.

Ia pun mengkritik cara ustadz Evie Effendi berpenampilan saat berdakwah di akun Youtube.

Menurut Dr. Syarif, gaya ustadz Effendi yang memakai kaos oblong Denim dan topi bertuliskan Jerusalem tidak mencerminkan seorang ustadz.

Baca Juga:  Berguru kepada Nabi dan Sahabat? Hati-hati Memilih Ustadz!

Berikut kritikan ustadz Syarif Hade terhadap ustadz Evie Effendi.

“Pakai kaos oblong Denim. Pakai topi Jerusalem. Dalilnya mana?

Menyampaikan “ilmu agama” dengan cara dan style seperti ini ikut ajaran siapa? Dalilnya mana?

Sok-sokan mempersoalkan dalil amaliah nishfu Syakban!

Perbaiki saja dulu “qala rasulillah”-mu. Tambah wawasanmu soal hadis agar tak asal bunyi “dhaif nakir”.

Tolong pensiun saja jadi ustaz! Dakwah boleh, jadi ustaz jangan!”

Diketahui, Ustadz Evie Effendi juga sempat menghebohkan publik usai dirinya menyebut Nabi Muhammad dengan sebutan ‘sesat’.

Ia dilaporkan ke pihak berwajib oleh IPNU ke Polda Jawa Barat (Jabar) pada 11 Agustus 2018 lalu.

Evie Effendi dilaporkan melalui salah satu pengurus IPNU Jabar Hasan Malawi dengan nomor laporan UU ITE dengan nomor laporan: LPB/769/VIII/2018/JABAR.

Baca Juga:  Pesan Umar Patek Untuk Teroris di Indonesia: Pemerintah Tak Pernah Larang Umat Islam Beribadah

Dalam laporannya, pelapor menyebut video ceramah ustadz Evie Effendi yang viral di media sosial (medsos) soal tafsir surat Ad Duha ayat ke-7.

Dalam video itu, ustadz Evie Effendi menyatakan semua orang di muka bumi ini pernah tersesat termasuk Nabi Muhammad, dan orang yang memperingati Maulid Nabi adalah salah.

Muhammad Fahri