Model Komunikasi Pernikahan Jarak Jauh

Model Komunikasi Pernikahan Jarak Jauh

Pecihitam.Org – Pasangan suami istri yang telah resmi menikah idealnya memilih untuk hidup bersama dalam satu atap dan menghabiskan waktu secara bersama. Namun, seiring perkembangan dan kebutuhan ekonomi yang semakin meningkat model pernikahan jarak jauh pun semakin marak.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Karena tuntutan dari pekerjaan yang mereka geluti, pernikahan yang dijalani oleh pasangan suami istri di sini adalah pernikahan jarak jauh. Walau mereka jarang bertemu, mereka tetap saling berkomunikasi satu sama lain.  Lantas bagaimana model komunikasi pernikahan jarak jauh tersebut?

Komunikasi diantara pasangan mempunyai peranan penting agar tidak memiliki dampak negatif sehingga mengganggu keharmonisan pasangan. Komunikasi sering dilakukan untuk menjaga kesinambungan dalam berhubungan dengan pasangan.

Hal ini juga dilakukan oleh orang yang melakukan hubungan jarak jauh dengan pasangannya. yang senantiasa menjaga komunikasi melalui berbagai cara. Perasaan cemas juga ada di saat salah satu pasangan ketika tidak memberikan kabar dalam waktu tertentu.

Ada banyak penyebab tidak mengabari pasangan, diantaranya jam bekerja yang padat, gangguan teknologi seperti ketersediaan sinyal dan fasilitas lainnya. Jam bekerja yang sibuk terkadang membuat pasangan tidak sempat memberi kabar ke pasangannya.

Baca Juga:  Istri Mengajak Berhubungan Seks Duluan, Mulia atau Tabu?

Penyebab tersebut akan menjadi beban buat pasangan dalam hal ini istri. Bagi istri pasangan jarak jauh yang tidak mempunyai aktivitas (tidak bekerja) merasa satu bulan menanti kedatangan suami yang bekerja di luar daerah sangat lama sekali.

Namun kendala-kendala di atas dapat diminimalisir dengan berbagai solusi, salah satunya melalui teknologi. Komunikasi jarak jauh dilakukan pasangan suami istri yang berjauhan dengan menggunakan media komunikasi.

Penggunaan media komunikasi yang dilakukan oleh pasangan suami istri jarak jauh bertujuan untuk mempertahankan dan menjaga hubungan agar tetap harmonis. Salah satunya dengan menggunakan telepon dan internet, yang memudahkan dalam berkomunikasi. Intensitas dan media komunikasi yang digunakan pada pasangan suami istri jarak jauh berbedabeda.

Penggunaan media dapat mewakili perasaan masing-masing pasangan melalui kecanggihannya, seperti penggunaan emoticon sebagai pengungkapan perasaan. Sedangkan komunikasi tatap muka dapat dilakukan melalui video call/ skype.

Selain komunikasi, hal lain yang menjadi dasar dalam membina pernikahan jarak jauh diperlukan pemahaman yang besar mengenai konsep pernikahan tersebut oleh masingmasing pihak. Pemahaman ini diperlukan untuk menjawab tantangan-tantangan dalam menjalani pernikahan jarak jauh.

Baca Juga:  Hukum Melihat Kemaluan Istri dalam Islam, Benarkah Menyebabkan Kebutaan?

Pemahaman yang seragam antarpasangan memunculkan manfaat pernikahan jarak jauh, di antaranya adalah:

  • meningkatkan keterampilan komunikasi, adanya kepercayaan dan komitmen dari pasangan dan keluarga.
  • adanya fleksibilitas, kebebasan yang positif, dan keinginan yang lebih untuk pengembangan diri.
  • pencapaian kepuasan bekerja yang dapat meningkatkan kepercayaan diri, fokus dalam bekerja.
  • lebih bertanggungjawab terhadap keluarga, mampu menghadapi resiko, mampu mengatur waktu dan anggaran.

Makna keharmonisan bagi pasangan komunikasi jarak jauh terdiri dari dua bagian, yaitu kepercayaan dan keterbukaan. Kepercayaan sangat diperlukan dalam sebuah hubungan, terlebih lagi untuk hubungan jarak jauh. Kepercayaan diterapkan oleh pasangan suami istri untuk menjaga keharmonisan rumah tangganya.

Selain kepercayaan, keterbukaan juga sangat penting dalam hubungan jarak jauh. Keterbukaan antarpasangan dalam berkomunikasi artinya tidak ada hal yang ditutupi oleh pasangan. saran yang dapat membantu perbaikan cara berkomunikasi pasangan suami istri jarak agar mempertahankan keharmonisan rumah tangganya adalah meningkatkan frekuensi komunikasi dalam pasangan suami istri jarak jauh.

Baca Juga:  Batas Jumlah Minimal Mahar Pernikahan Menurut Para Ulama

Pasangan suami istri jarak jauh diharapkan bisa mencari teman sepergaulan jadi bisa saling bertukar cerita antara sesama keluarga jarak jauh. Selain itu, waktu berkomunikasi pasangan suami istri jarak jauh harus disesuaikan dengan waktu yang tepat antara pasangan agar terhindar dari kesalahpahaman karena misscommunication.

Mochamad Ari Irawan