Surah At-Taubah Ayat 16; Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an

Surah At-Taubah Ayat 16

Pecihitam.org – Kandungan Surah At-Taubah Ayat 16 ini menjelaskan bahwa iman itu tidak hanya diwujudkan dengan shalat dan puasa. Kaum Muslimin diingatkan bahwa Allah SWT akan menguji kita sehingga nantinya akan jelas siapa benar-benar teguh dalam ucapannya, mana yang betul-betul beriman, dan mana di antara mereka yang hanya beriman dengan lisannya saja.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an Surah At-Taubah Ayat 16

أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تُتْرَكُوا وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَلَمْ يَتَّخِذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلَا رَسُولِهِ وَلَا الْمُؤْمِنِينَ وَلِيجَةً ۚ وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Terjemahan: Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Tafsir Jalalain: أَمْ (Apakah) mengandung makna ingkar حَسِبْتُمْ أَنْ تُتْرَكُوا وَلَمَّا (kalian mengira bahwa kalian akan dibiarkan begitu saja dan tiada) tidaklah يَعْلَمِ اللَّهُ (Allah mengetahui) dengan pengetahuan yang jelas

الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ (akan orang-orang yang berjihad di antara kalian) dengan hati yang tulus, وَلَمْ يَتَّخِذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلَا رَسُولِهِ وَلَا الْمُؤْمِنِينَ وَلِيجَةً (dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman) artinya sebagai teman sejawat dan kekasih.

Baca Juga:  Surah Al-Hadid Ayat 25; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Orang-orang yang berhati tulus itu tidak nampak jelas; Yang dimaksud dengan mereka ialah orang-orang yang memiliki sifat-sifat seperti apa yang telah disebutkan di atas, mereka berbeda dengan orang-orang lain. وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ (Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan).

Tafsir Ibnu Katsir: أَمْ حَسِبْتُمْ (Apakah kamu mengira) Wahai orang-orang yang beriman, Kami membiarkanmu begitu saja, tidak mengujimu dengan perkara-perkara yang memperlihatkan siapa yang tegar dan sungguh-sungguh beriman dan siapa Yang dusta.

Oleh karena itu, Allah berfirman: وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَلَمْ يَتَّخِذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلَا رَسُولِهِ وَلَا الْمُؤْمِنِينَ وَلِيجَةً (Sedangkan Allah belum mengetahui orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman).

Baca Juga:  Surah At-Taubah Ayat 120; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Yakni, menjadikan orang orang kepercayaannya, kelompok yang menyimpang yang seharusnya secara lahir dan bathin mereka saling menasehati karena Allah dan Rasul-Nya, lalu merasa cukup dengan salah satu bagian.

Allah juga telah berfirman dalam ayat yang lain yang artinya: “Alif Lam Mim. Apakah manusia mengira, bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan: Kami telah beriman, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang bersungguh-sungguh, dan mengetahui orang-orang yang dusta”. (QS. Al-Ankabuut: 1-3).

Ringkasnya, sesungguhnya ketika Allah mensyariatkan jihad kepada hamba-hambaNya, Allah menjelaskan bahwa semua itu adalah hikmahnya, yaitu ujian bagi hamba-Nya untuk mengetahui mana yang berlaku taat dan mana yang tidak taat.

Kerena Allah adalah Dzat yang Maha Tahu atas apa yang telah terjadi, yang sedang terjadi, dan yang belum terjadi, meski sesuatu tersebut terjadi dalam situasi dan kondisi apa pun, karena Allah, Dzat yang mengetahui segala sesuatu sebelum sesuatu tersebut terjadi, dan ketika sesuatu itu terjadi seperti apa adanya. Tiada Ilah melainkan Allah, dan tiada Rabb selain Dia, dan tiada seorang makhluk pun yang mampu mencegah apa yang telah ditentukan oleh-Nya.

Baca Juga:  Surah Al-Hajj Ayat 67-69; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Quraish Shihab: Wahai orang-orang Mukmin, jangan mengira bahwa Allah akan membiarkan kalian tanpa menguji dengan jihad atau semacamnya.

Merupakan sunnatullah, pemberian ujian kepada hamba-Nya untuk menunjukkan pengetahuan-Nya atas orang-orang yang berjihad dengan ikhlas di antara kalian, dan tidak menjadikan selain Allah dan Rasul-Nya sebagai penolong. Allah Maha Mengetahui semua perbuatan kalian dan memberikan balasan atasnya.

Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah At-Taubah Ayat 16 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Quraish Shihab dan Tafsir Ibnu Katsir. Semoga khazanah ilmu Al-Qur’an kita semakin bertambah.

M Resky S