Etika Berhias Dalam Islam Bagi Kaum Wanita

etika berhias dalam islam

Pecihitam.org – Tampil cantik dan menarik merupakan dambaan setiap wanita. Bahkan untuk bisa mendapatkan kecantikan tersebut mereka berhias untuk menutupi kekurangan di wajah maupun di tubuh sehingga orang lain hanya dapat melihat kecantikannya saja semisal menggunakan make up, aksesoris dan lain sebagainya. Namun yang perlu diperhatikan dalam berhias terdapat etika yang harus di perhatikan menurut syariat Islam.

Sudah sewajarnya manusia adalah makhluk sosial yang menyukai keindahan maka tidak heran jika dalam keseharian unsur keadaan tersebut selalu di visualisasikan dalam berpenampilan. Hampir tidak ada orang yang ingin berpenampilan buruk sehingga mereka berlomba-lomba memperbagus dan mempercantik dirinya.

Apalagi bagi para kaum wanita pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya berhias. Kegiatan memperindah penampilan ini kerap dilakukan setiap harinya, seperti ketika hendak bekerja, memenuhi undangan atau sekedar jalan-jalan ke rumah. Bagai mereka berhias menjadi kegiatan yang tidak dapat ditinggalkan.

Namun Islam pun mengatur mengenai etika dalam berhias hal ini ini semata-mata untuk memberikan kebaikan terhadap pelakunya sekaligus menunjukkan suatu akhlak atau karakter yang baik.

Baca Juga:  Sahkah Wanita Shalat tanpa Mukena? Berikut Penjelasanya

Berikut adalah etika berhias dalam Islam:

Daftar Pembahasan:

1. Tidak Boleh Berlebihan dalam Berhias

Berhias memang diperbolehkan namun tidak boleh berlebihan sehingga berhias cukup sewajarnya saja. Hal ini sejalan dengan firman Allah QS. Al-A’raaf, 7:31 berikut ini:

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Allah SWT berfirman,

يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah setiap (memasuki) masjid. Makan dan minumlah, tapi janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” (QS. Al-A‘raaf, 7: 31).

2. Larangan Tabarruj

Islam melarang umatnya untuk melakukan Tabarruj. Secara bahasa Tabarruj artinya bintang atau sesuatu yang terang dan tampak. Sedangkan secara istilah Tabarruj adalah berlebihan dalam menunjukkan perhiasan atau kecantikan diri, seperti bermake-up yang terlalu tebal, menggunakan perhiasan yang glamor, memperlihatkan aurat dada dan lekuk tubuh ataupun yang lainnya.

Baca Juga:  Adab Berhias dalam Islam bagi Muslimah

3. Menjaga Aurat

Sebagaimana yang diketahui bahwa ada batasan aurat antara perempuan dan laki-laki yang mana wajib untuk dijaga dan ditutupi. Sebab aurat merupakan satu bagian yang wajib ditutup apabila tampak maka akan menimbulkan rasa malu dan merupakan suatu perbuatan yang tercela.

4. Tidak Menyerupai Laki-laki

Menggunakan pakaian lawan jenis dalam Islam tidak boleh. Sebab itu, sebaiknya masing-masing baik laki-laki maupun wanita menggunakan pakaian yang sesuai dengan dirinya. Tujuan dari aturan ini tentu agar tetap menjaga fitrah manusia sebagaimana mestinya.

Hal ini sesuai hadits Rasulullah SAW, yang mana termasuk hal yang dilaknat oleh beliau. Diriwayatkan oleh Bukhari, “Rasulullah SAW melaknat laki-laki yang menyerupakan diri seperti wanita dan melaknat wanita yang menyerupakan diri seperti laki-laki”.

Berhias yang Dianjurkan

Sudah menjadi wajarnya semua wanita pasti menyukai berhias dan tampil cantik. Namun etika berhias dalam Islam harus tetap dipatuhi agar tidak melanggar syariat. Syarat pertama yang harus dipatuhi ialah niatkan selalu berdandan hanya untuk suami dan hanya dilihat oleh suami.

Baca Juga:  Apa Itu Feminis Liberal? Ini Makna dan Cara Berpikirnya

Sebab berhias bisa menjadi salah satu kewajiban seorang wanita setelah ia menikah, bahkan ini sangat dianjurkan karena seorang wanita harus bisa menyenangkan hati dan pandangan suaminya yang salah satunya dengan cara berhias.

Namun tetap saja berhias tidak boleh berlebih-lebihan apalagi terlihat glamor hal demikian dilarang dalam Islam. Semoga bermanfaat, wallahu a’lam bisshawab.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *