Inilah Keutamaan Penghafal Al Qur’an di Dunia dan Akhirat

keutamaan penghafal al quran

Pecihitam.org – Para penghafal Al-Qur’an biasanya dijuluki dengan Hafidz ataupun Hafidzah. Terdapat banyak keutamaan bagi para penghafal Al-Qur’an, sebab mereka adalah orang-orang terpilih yang bertugas menjaga Kalam Allah. Diantara keutamaannya adalah sebagai berikut,

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

1. Mereka termasuk keluarga Allah

Dalam riwayat Ibnu Majah disebutkan,

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِلَّهِ أَهْلِينَ مِنْ النَّاسِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ هُمْ قَالَ هُمْ أَهْلُ الْقُرْآنِ أَهْلُ اللَّهِ وَخَاصَّتُهُ

Dari Anas ra, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga dari kalangan manusia,” kemudian Rasulullah ditanya, “Siapa mereka ya Rasulullah?”, beliau menjawab, “yaitu ahlul Qur’an (orang yang membaca atau menghafal Al-Qur’an dan mengamalkan isinya). Mereka adalah keluarga Allah, dan orang yang istimewa bagi Allah”.

Hadits tersebut Shohih hukumnya, maka tidak perlu kita ragukan lagi, bahwa penghafal Al-Qur’an merupakan golongan yang dimuliakan oleh Allah, hingga Allah menyebutkan mereka sebagai keluarganya.

Baca Juga:  Penaklukan Konstantinopel, Terbuktinya Sabda Nabi Setelah 800 Tahun

2. Tingkatkan surga bagi penghafal Qur’an

Sesuai dengan hadits riwayat Abu Dawud

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِي الدُّنْيَا فَإِنَّ مَنْزِلَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَؤُهَا

“Dari Abdullah bin Amr beliau berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Di akhirat nanti, kepada qari qariah dan hafidz hafidzah diperintahkan, “Bacalah, dan naiklah ke surga! Dan bacalah Qur’an dengan tartil, seperti engkau membacanya dengan tartil pada waktu di dunia. Sebab tempat tinggal mu di surga adalah ayat yang paling akhir engkau baca”

Hadits tersebut hukumnya shohih. Dan dapat diambil kesimpulan bahwa para penghafal Al-Qur’an akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di surga kelak, sebab Al-Qur’an yang menjadi syafaatnya.

3. Menghormati hafidz berarti mengagungkan Allah

Berdasarkan riwayat Abu Dawud, dari Abu Musa al-Asy’ari ra,

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ إِجْلَالِ اللَّهِ إِكْرَامَ ذِي الشَّيْبَةِ الْمُسْلِمِ وَحَامِلِ الْقُرْآنِ غَيْرِ الْغَالِي فِيهِ وَالْجَافِي عَنْهُ وَإِكْرَامَ ذِي السُّلْطَانِ الْمُقْسِطِ

Rasulullah SAW bersabda, “Diantara perbuatan mengangungkan Allah adalah menghormati orang islam yang lanjut usia, menghormati orang yang hafal Al-Qur’an yang tidak berlebih-lebihan dalam mengamalkan isinya dan tidak membiarkan Al-Qur’an tidak diamalkan, serta menghormati kepada penguasa yang adil.”

Hadits diatas hukumnya hasan, ia tidak sampai dalam tingkatan Shohih, namun hadits tersebut boleh untuk diamalkan. Begitu agung nya para penghafal Al-Qur’an, hingga Allah menjadikan penghafal Qur’an sebagai wasilah untuk mengagungkan diriNya.

Baca Juga:  Kritik Imam al Ghazali Terhadap Pemikiran Para Filsuf (Part 1)

4. Para hafidz Al-Qur’an diprioritaskan sampai mereka wafat

Dalam riwayat Shohih al-Bukhari disebutkan,

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ كانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْمَعُ بَيْنَ رَجُلَيْنِ مِنْ قَتْلَى أُحُدٍ ثُمَّ يَقُولُ أَيُّهُمْ أَكْثَرُ أَخْذًا لِلْقُرْآنِ فَإِذَا أُشِيرَ لَهُ إِلَى أَحَدِهِمَا قَدَّمَهُ فِي اللَّحْدِ فَقَالَ أَنَا شَهِيدٌ عَلَى هَؤُلَاءِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَأَمَرَ بِدَفْنِهِمْ بِدِمَائِهِمْ وَلَمْ يُغَسِّلْهُمْ

Dari Jabir bin ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhua berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menggabungkan dalam satu kubur, dua orang laki-laki yang gugur dalam perang Uhud dan di letakkan dalam satu kain, lalu beliau bersabda: “Siapakah diantara mereka yang lebih banyak mempunyai hafalan Al Qur’an”. Bila beliau telah diberi tahu siapa penghafal Al-Qur’an dari salah satu diantara keduanya, maka beliau mendahulukannya didalam lahad. Kemudian beliau bersabda: “Aku akan menjadi saksi atas mereka pada hari kiamat”. Maka beliau memerintahkan agar menguburkan mereka dengan darah-darah mereka dan mereka tidak pula dimandikan”.

Dari hadits tersebut, jelas bahwa diantara keutamaan para penghafal Al-Qur’an ialah mereka selalu diprioritaskan dari pada yang lainnya, bukan hanya didunia saja, namun hingga saat ia akan dimasukkan ke liang lahat, tidak lain karena keutamaan yang dimiliki para penghafal Al-Qur’an di sisi Allah SWT.

Baca Juga:  Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Dasar untuk Anak yang Semakin Diminati

Sebenarnya masih banyak keutamaan lain yang dimiliki oleh para penghafal Al-Qur’an, tapi saya hanya menyebutkan 4 di artikel ini. Semoga kita bisa menjadi golongan mereka. Kalaupun tidak, semoga anak cucu kita yang menjadi bagian mereka.

Wallahu A’lam bisshowab.

Nur Faricha