Surah At-Taubah Ayat 102; Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an

Surah At-Taubah Ayat 102

Pecihitam.org – Kandungan Surah At-Taubah Ayat 102 ini meneritakan bahwa sebagian sahabat Rasulullah menolak untuk berpartisipasi dalam perang Tabuk karena mereka telah tergiur oleh gemerlap dunia.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Kemudian turunlah ayat-ayat yang mengecam mereka dan akhirnya mereka menyesali perbuatan mereka serta bertaubat kepada Allah.

Dalam Surah At-Taubah Ayat 102 ini disebutkan bahwa taubat dan permohonan ampun mereka ungkapkan dengan cara mengikat tubuh mereka ke tiang-tiang masjid Nabawi.

Allah SWT pun menerima taubat mereka dan Rasulullah membuka tali pengikat tubuh mereka seraya menyampaikan kabar gembira atas dikabulkannya taubat mereka oleh Allah Swt.

Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an Surah At-Taubah Ayat 102

وَآخَرُونَ اعْتَرَفُوا بِذُنُوبِهِمْ خَلَطُوا عَمَلًا صَالِحًا وَآخَرَ سَيِّئًا عَسَى اللَّهُ أَنْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Terjemahan: Dan (ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampurbaurkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.

Tafsir Jalalain: وَ (Dan) ada pula suatu kaum آخَرُونَ (yang lain) lafal ayat ini menjadi mubtada اعْتَرَفُوا بِذُنُوبِهِمْ (mereka mengakui dosa-dosa mereka) karena tidak ikut berangkat ke medan perang. Lafal ayat ini menjadi khabarnya

خَلَطُوا عَمَلًا صَالِحًا (mereka mencampur-baurkan pekerjaan yang baik) yaitu jihad yang telah mereka lakukan sebelum peristiwa ini atau pengakuan mereka atas dosa-dosa yang telah mereka lakukan; atau dosa-dosa yang lainnya وَآخَرَ سَيِّئًا (dengan pekerjaan lain yang buruk) yaitu ketidakikutan mereka dalam berjihad kali ini.

عَسَى اللَّهُ أَنْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ (Mudah-mudahan Allah menerima tobat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang).

Baca Juga:  Surah Al-A'raf Ayat 10; Seri Tadabbur Al-Qur'an

Ayat ini diturunkan berkenaan dengan apa yang dilakukan oleh Abu Lubabah dan segolongan orang-orang lainnya. Mereka mengikatkan diri mereka di tiang-tiang mesjid, hal ini mereka lakukan ketika mereka mendengar firman Allah SWT yang diturunkan berkenaan dengan orang-orang yang tidak berangkat berjihad, sedangkan mereka tidak ikut berangkat.

Lalu mereka bersumpah bahwa ikatan mereka itu tidak akan dibuka melainkan oleh Nabi saw. sendiri. Kemudian setelah ayat ini diturunkan Nabi saw. melepaskan ikatan mereka.

Tafsir Ibnu Katsir: Setelah Allah menjelaskan keadaan orang-orang munafik yang tidak ikut berperang karena tidak suka berjihad, dan mendustakan serta meragu­kannya, maka Allah menerangkan tentang keadaan orang-orang yang berdosa, yaitu mereka yang tidak ikut berjihad karena malas dan cenderung kepada keadaan yang santai, padahal mereka beriman dan membenarkan perkara yang hak.

Allah Swt. berfirman: {وَآخَرُونَ اعْتَرَفُوا بِذُنُوبِهِمْ} Dan (ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka. Maksudnya, mereka mengakui dosa-dosa yang mereka lakukan terhadap Tuhannya, tetapi mereka mempunyai amal perbuatan lain yang saleh.

Mereka mencampurbaurkan amal yang baik dan yang buruk. Mereka adalah orang-orang yang masih berada di bawah pemaafan dan pengam­punan Allah Swt.

Ayat ini sekalipun diturunkan berkenaan dengan orang-orang tertentu, tetapi pengertiannya umum mencakup seluruh orang yang berbuat dosa lagi bergelimang dalam kesalahannya, serta mencampurbaurkan amal baik dan amal buruknya, hingga diri mereka tercemari oleh dosa-dosa.

Mujahid mengatakan, sesungguhnya ayat ini diturunkan berkenaan dengan Abu Lubabah, yaitu ketika ia berkata kepada Bani Quraizah melalui isyarat tangannya yang ditujukan ke arah lehernya, dengan maksud bahwa perdamaian yang diketengahkan oleh Nabi SAW terhadap mereka akan membuat mereka tersembelih.

Baca Juga:  Surah At-Taubah Ayat 36; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Ibnu Abbas telah mengatakan sehubungan dengan firman-Nya: “dan (ada pula) orang-orang lain”. Menurutnya ayat ini diturunkan berkenaan dengan Abu Lubabah dan sejumlah orang dari kalangan teman-temannya yang tidak ikut perang dengan Rasulullah SAW dalam Perang Tabuk.

Menurut sebagian ulama, mereka terdiri atas Abu Lubabah dan lima orang temannya. Sedangkan pendapat yang lainnya lagi mengatakan tujuh orang bersama Abu Lubabah, dan menurut yang lainnya lagi adalah sembilan orang bersama Abu Lubabah.

Ketika Rasulullah Saw. kembali dari perangnya, mereka meng­ikatkan diri ke tiang-tiang masjid dan bersumpah bahwa tidak boleh ada orang yang melepaskan mereka kecuali Rasulullah Saw. sendiri.

Ketika Allah SWT menurunkan ayat ini, Maka Rasulullah SAW melepaskan ikatan mereka dan memaafkan mereka.

Imam Bukhari mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muammal ibnu Hisyam, telah menceritakan kepada kami Ismail ibnu Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Auf, telah menceritakan kepada kami Abu Raja, telah menceritakan kepada kami Samurah ibnu Jundub yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw. bersabda kepada kami:

“Tadi malam aku kedatangan dua orang, keduanya membawaku pergi, dan akhirnya keduanya membawaku ke suatu kota yang dibangun dengan bata emas dan bata perak. Lalu kami disambut oleh banyak kaum lelaki yang separo dari tubuh mereka berupa orang yang paling tampon yang pernah engkau lihat,. sedangkan separo tubuh mereka berupa orang yang paling buruk yang pernah engkau lihat.

Lalu keduanya berkata kepada mereka ‘Pergilah kalian dan masukkanlah diri kalian ke sungai itu!” Maka mereka memasukkan diri ke dalam sungai itu. Kemudian mereka kembali kepada kami. sedangkan tampang yang buruk itu telah lenyap dari mereka, sehingga mereka secara utuh dalam tampang yang sangat tampan.

Baca Juga:  Surah At-Taubah Ayat 124-125; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Kemudian keduanya berkata kepadaku. ”Ini adalah surga ‘Adn, dan ini adalah tempatmu.” Keduanya mengatakan, “Adapun mengenai kaum yang separo dari tubuh mereka berpenampilan baik dan separo yang lainnya berpenampilan buruk, karena sesungguhnya mereka telah mencampurbaurkan amal yang saleh dan amal lainnya yang buruk, lalu Allah memaafkan mereka..” (Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Bukhari secara ringkas dalam tafsir ayat ini).

Tafsir Quraish Shihab: Selain itu, terdapat pula kelompok lain yang menyakiti kalian tetapi kemudian mengakui dosa-dosa yang mereka perbuat dan berjalan pada jalan kebenaran.

Dengan demikian, mereka telah melakukan perbuatan baik dan buruk, sehingga diharapkan pertobatan mereka akan diterima. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih terhadap hamba-hamba-Nya. Dia akan menerima pertobatan dan mengampuni mereka.

Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah At-Taubah Ayat 102 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga bermanfaat dan semoga khazanah ilmu Al-Qur’an kita semakin bertambah.

M Resky S