14 Nominasi Pondok Pesantren Tertua di Jawa Barat, Warga Jabar Harus Tahu!

14 Nominasi Pondok Pesantren Tertua di Jawa Barat

PeciHitam.org – Menggali kekayaan intelektual di masa terdahulu memang masih terbilang begitu langka. Pasalnya belum ada sumber yang secara komprehensif menyusun Khazana keilmuan Islam di Nusantara ini.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Setelah kemarin kami merilis nominasi Pondok Pesantren Tertua di Indonesia, misalnya. Ternyata memang masih banyak pesantren-pesantren lain yang seharusnya masuk, namun belum dapat disisipkan karena keterbatasan sumber informasi.

Pada artikel kali ini, kami akan membahas mengenai pondok pesantren tertua di Jawa Barat. Seperti yang kita ketahui Bersama, Pesantren di Jawa Barat jumlahnya ribuan yang hingga saat ini sebagian besar di antaranya masih eksis, dengan ribuan ajengan atau kiai yang mengasuh.

Beberapa di antaranya bahkan menjadi salah satu yang tertua di Indonesia. Berdasarkan hal inilah, kami rasa perlu membuat nominasi pesantren tertua di Jawa Barat, yang dapat dideteksi mulai dari tahun berdiri dan nama pengasuhnya.

Adapun nominasi Pondok Pesantren Tertua di Jawa Barat versi pecihitam.org antara lain:

  1. Pesantren Syekh Quro, Karawang, Jawa Barat. Pesantren ini pertama kali didirikan pada tahun 1418 Masehi atau 1340 Saka. Nama pesantren ini dinisbatkan kepada nama pendirinya yaitu Syekh Quro yang memiliki nama asli Syekh Hasanudin atau Syekh Mursahadatillah atau Syekh Qurotil Ain.
  2. Pesantren Pasambangan Cirebon, Jawa Barat. Pertama kali didirikan oleh Syekh Datul Kahfi atau Syekh Nurjati pada tahun 1420 Masehi.
  3. Pesantren Jalagrahan Cirebon Girang. Didirikan oleh Raden Walangsungsang alias Ki Samadulah alias Haji Abdullah Iman alias Cakrabuana alias Ki Kuwu Sangkan alias Ki Kuwu Manggana pada tahun 1456 Masehi.
  4. Pesantren Godog Karangpawitan Limbangan Garut. Pertama kali didirikan oleh Sunan Rohmat Suci Godog alias Gagak Lumayung alias Galantang Setra alias Kian Santang alias Sunan Bidayah pada tahun 1500 Masehi.
  5. Pesantren Sang Ciptarasa. Pesantren ini didirikan oleh Syarif Hidayatullah alias Sunan Gunung Djati pada tahun 1520 Masehi. Saat ini lebih dikenal menjadi Masjid Agung Ciptarasa Cirebon atau Masjid Agung Kasepuhan atau ada juga yang menyebut Masjid Agung Cirebon.
  6. Pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon. Pesantren ini didirikan oleh Ki Jatira alias Syekh Hasanuddin bin Abdul Latif yang berasal dari Kajen Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon pada tahun 1715, adapula sumber lain yang menyebutkan tahun 1705.
  7. Pesantren Al-Falah Biru Singguru Samarang Garut. Didirikan oleh Syekh Fatah Rohmatulloh bin Dewi Ratu Biru binti Sultan Maulana Hasanuddin Banten bin Syarif Hidayatullah Cirebon pada tahun 1749.
  8. Pesantren Buntet Cirebon. Pertama kali didirikan oleh Mbah Muqoyyim yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Mufti di Kesultanan Kanoman Cirebon. Pesantren ini tercatat berdiri sejak tahun 1785, sumber lain menyebutkan tahun 1750.
  9. Pesantren Beunteur Banjar. Pertama kali didirikan oleh Abah Mud alias Abah Muhammad Ilyas yang berasal dari Jasinga Bogor pada tahun 1809. Saat ini Pesantren Beunteur Banjar diberi nama Pesantren Minhajul Karomah.
  10. Pesantren Gentur, Warung Kondang, Cianjur. Pesantren ini didirikan oleh Tubagus Ahmad Haq Nuh atau yang biasa dikenal Mama (sunda; Rama) Aang Nuh pada tahun 1810.
  11. Pesantren Asyrofuddin Congeang Sumedang didirikan pada tahun 1846 oleh oleh Hadratusyekh K. R. Asyrofuddin yang masih keturunan Pangeran Syamsuddin I dari Keraton Kasepuhan Cirebon.
  12. Pesantren Keresek Garut. Pesantren ini didirikan pertama kali oleh K.H. Muhammad Tobri pada tahun 1887.
  13. Pesantren Darul Falah Jambudipa Cianjur, berdiri sejak tahun 1894.
  14. Pesantren Kandang Sapi Cianjur, berdiri sejak tahun 1897.
Baca Juga:  Pondok Pesantren Ihya Ulumaddin; Pesantren Tertua dan Terbesar di Cilacap

Dari sekian banyak daftar nominasi Pondok Pesantren Tertua di Jawa Barat ini, mungkin juga masih ada yang belum tercantum. Oleh karena itu, kami mengajak kepada para santri, akademisi, atau bahkan keluarga pesantren secara langsung untuk tidak merasa malu menunjukkan jati dirinya kepada publik guna nguri-uri sejarah. Kalau bukan kita, siapa lagi?

Mohammad Mufid Muwaffaq