Surah Hud Ayat 61; Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an

Surah Hud Ayat 61

Pecihitam.org – Kandungan Surah Hud Ayat 61 ini mengisahkan tentang nasib kaum Tsamud beserta Nabi utusan Allah yaitu Nabi Shaleh as. Setelah Nabi Nuh dan Nabi Hud, maka Shaleh as diutus oleh Allah sebagai nabi.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Sebagaimana seruan dan dakwah yang telah dilakukan oleh para nabi sebelum beliau, Nabi Shaleh juga menyeru kepada tauhid serta menjauhkan diri dari syirik dan penyembah berhala.

Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an Surah Hud Ayat 61

وَإِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَالِحًا ۚ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۖ هُوَ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا فَاسْتَغْفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّي قَرِيبٌ مُجِيبٌ

Terjemahan: Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)”.

Tafsir Jalalain: وَ (Dan) Kami utus إِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ (kepada Tsamud saudara mereka) yang satu kabilah صَالِحًا ۚ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ (Saleh. Saleh berkata, “Hai kaumku! Sembahlah Allah) artinya esakanlah Dia مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۖ هُوَ أَنْشَأَكُمْ (sekali-kali tidak ada bagi kalian Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kalian) Dialah yang mula-mula menciptakan kalian

Baca Juga:  Surah Al-Jatsiyah Ayat 30-37; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

مِنَ الْأَرْضِ (dari bumi) yaitu dengan menciptakan bapak moyang kalian, Adam, dari tanah وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا (dan menjadikan kalian pemakmurnya) Dia menjadikan kalian sebagai para penghuni bumi

فَاسْتَغْفِرُوهُ (karena itu mohonlah ampunan-Nya) dari kemusyrikan ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ (kemudian bertobatlah) kembali kalian (kepada-Nya) dengan menjalankan ketaatan.

إِنَّ رَبِّي قَرِيبٌ (Sesungguhnya Rabbku amat dekat) kepada makhluk-Nya melalui pengetahuan-Nya مُجِيبٌ (lagi memperkenankan.”) doa orang yang meminta kepada-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir: وَ (dan) sungguh Kami telah mengutus; إِلَىٰ ثَمُودَ (kepada Tsamud) Merekalah yang dulu tinggal di kota-kota al-Hajar antara Tabuk dan Madinah, mereka adalah generasi setelah ‘Aad.

Maka Allah mengutus dari mereka: أَخَاهُمْ صَالِحًا (Saudara mereka; Shalih) Dia memerintahkan mereka agar beribadah kepada Allah saja. Untuk itu dia berkata:

Baca Juga:  Surah Al-Hajj Ayat 38; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

هُوَ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ (Allah telah menciptakan kamu dari tanah [bumi]) maksudnya Allah telah memulai penciptaan kalian dari tanah [bumi], dari tanah itulah diciptakan-Nya Adam, bapak kalian.

وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا (Dan menjadikan kamu [sebagai] pemakmurnya) maksudnya Allah menjadikan kamu sebagai pemakmur, penduduk yang meramaikan bumi dan memanfaatkannya. فَاسْتَغْفِرُوهُ (Karena itu mohon ampunlah kepada-Nya) untuk dosa-dosamu yang telah lalu.

ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ (Kemudian bertaubatlah kepada-Nya) pada apa yang akan kamu hadapi. إِنَّ رَبِّي قَرِيبٌ مُجِيبٌ (Sesungguhnya Rabbku sangat dekat [rahmat-Nya] lagi memperkenankan [doa hamba-Nya]).

Sebagaimana Allah berfirman yang artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka [jawablah] sesungguhnya Aku sangat dekat. Aku mengabulkan orang yang berdoa, apabila ia memohon kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah: 186)

Tafsir Quraish Shihab: Kami telah mengutus kepada kaum Tsamûd seseorang yang memiliki hubungan kerabat dan persaudaraan dengan mereka, yaitu Shâlih. Dia berkata kepada mereka;

“Wahai kaumku, sembahlah Allah semata. Tidak ada Tuhan yang patut kalian sembah kecuali Dia. Allah telah menciptakan kalian dari tanah dan menjadikan kalian mampu memakmurkan, mengembangkan dan mengeksploitasi kekayaan alamnya.

Baca Juga:  Surah Hud Ayat 108; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Maka memohonlah kepada-Nya agar Dia mengampuni dosa-dosa kalian yang telah lalu. Bertobatlah kepada- Nya setiap kali kalian berbuat dosa dengan menyesali perbuatan maksiat yang telah kalian lakukan dan selalu taat kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat rahmat-Nya dan memperkenankan doa hamba- Nya yang memohon ampunan.”

Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah Hud Ayat 61 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S