Surah Al-Ankabut Ayat 53-55; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an

Surah Al-Ankabut Ayat 53-55

Pecihitam.org – Kandungan Surah Al-Ankabut Ayat 53-55 ini, menerangkan bahwa kaum musyrik telah mengetahui ancaman Tuhan berupa azab yang akan ditimpakan kepada mereka. Akan tetapi, mereka tidak percaya akan kedatangan azab itu sehingga mereka menantang kalau benar azab itu ada, maka hendaklah segera ditimpakan kepada mereka.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

akibat-akibat yang akan dialami oleh orang-orang musyrik karena keingkaran dan kebodohan mereka. Mereka akan dimasukkan ke dalam neraka yang apinya membakar seluruh tubuh.

Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Ankabut Ayat 53-55

Surah Al-Ankabut Ayat 53
وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِالْعَذَابِ وَلَوْلَا أَجَلٌ مُّسَمًّى لَّجَاءَهُمُ الْعَذَابُ وَلَيَأْتِيَنَّهُم بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

Terjemahan: Dan mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab. Kalau tidaklah karena waktu yang telah ditetapkan, benar-benar telah datang azab kepada mereka, dan azab itu benar-benar akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba, sedang mereka tidak menyadarinya.

Tafsir Jalalain: وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِالْعَذَابِ وَلَوْلَا أَجَلٌ مُّسَمًّى (Dan mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab. Kalau tidak karena waktu yang telah ditetapkan) bagi turunnya azab itu لَّجَاءَهُمُ الْعَذَابُ (benar-benar telah datang azab kepada mereka) dengan segera وَلَيَأْتِيَنَّهُم بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ (dan azab itu benar-benar akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba sedangkan mereka tidak menyadarinya) tentang waktu datangnya azab itu.

Tafsir Ibnu Katsir: Allah telah mengabarkan tentang kebodohan orang-orang musyrik dalam mengharapkan cepatnya kedatangan adzab Allah menimpa mereka. وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِالْعَذَابِ وَلَوْلَا أَجَلٌ مُّسَمًّى لَّجَاءَهُمُ الْعَذَابُ (“Dan mereka meminta kepadamu agar segera diturunkan adzab. Kalau tidaklah karena waktu yang telah ditetapkan, benar-benar datang adzab kepada mereka.”) seandainya Allah tidak menetapkan ditundanya adzab hingga hari kiamat, niscaya adzab itu telah datang kepada mereka dalam waktu yang dekat dan segera sebagaimana yang mereka minta.

Kemudian Dia berfirman: وَلَيَأْتِيَنَّهُم بَغْتَةً (“Dan adzab itu benar-benar akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba.”) yakni secara mendadak, وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ (“Sedangkan mereka tidak menyadarinya.

Tafsir Kemenag: Ayat ini menerangkan bahwa kaum musyrik telah mengetahui ancaman Tuhan berupa azab yang akan ditimpakan kepada mereka. Akan tetapi, mereka tidak percaya akan kedatangan azab itu sehingga mereka menantang kalau benar azab itu ada, maka hendaklah segera ditimpakan kepada mereka, seperti yang mereka katakan dalam firman Allah:

Maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih. (al-Anfal/8: 32)

Firman Allah: Dan mereka mengatakan, “Bilakah (datangnya) ancaman itu, jika kamu orang-orang yang benar?” (Yunus/10: 48)

Baca Juga:  Tafsir Surah Al Baqarah Ayat 158-162 dan Terjemahannya

Allah menerangkan bahwa ketentuan datangnya azab itu seluruhnya berada di tangan-Nya, tidak seorangpun yang dapat mengetahuinya. Allah telah menetapkan untuk menangguhkan azab itu sampai waktu yang telah ditentukan-Nya. Seandainya Allah telah menetapkan waktunya untuk mendatangkan azab, tentu ia akan datang kepada orang-orang musyrik secara tiba-tiba, pada saat mereka lengah dan tidak menyadarinya.

Pengunduran azab kepada orang-orang kafir itu tentu ada hikmah dan tujuannya. Di antaranya ialah sebagai ujian bagi manusia, siapa di antara mereka yang sabar dan siapa yang tidak. Bagi orang yang sabar, ujian itu akan menambah kuat keimanannya. Sedangkan orang yang tidak sabar, maka dengan ujian itu ia akan kembali kafir atau bertambah kekafirannya. Firman Allah:

Dan sungguh, Kami benar-benar akan menguji kamu sehingga Kami mengetahui orang-orang yang benar-benar berjihad dan bersabar di antara kamu; dan akan Kami uji perihal kamu. (Muhammad/47: 31)

Adakalanya penangguhan azab itu bertujuan agar orang yang ingkar itu semakin bertambah keingkarannya. Dengan demikian, mereka akan ditimpa azab yang berlipat ganda.

Allah berfirman: Orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, Kami tambahkan kepada mereka siksaan demi siksaan disebabkan mereka selalu berbuat kerusakan. (an-Nahl/16 : 88)

Sebenarnya ada azab yang telah menimpa orang-orang musyrik Mekah, tetapi mereka tidak menyadarinya sebagai azab Tuhan, yakni kekalahan mereka pada perang Badar. Ketika itu, mereka melihat dan merasakan bagaimana Allah telah menimpakan azab kepada mereka. Namun demikian, Allah tidak menghancurkan semua orang-orang kafir dalam peperangan itu, sebagaimana terjadi pada umat-umat yang dahulu.

Di antara mufasir ada yang berpendapat bahwa Allah sengaja tidak menghancurkan orang-orang kafir itu semuanya karena di antara mereka masih ada yang diharapkan keimanannya sesudah peperangan itu. Mereka ini diharapkan akan menjadi tentara Islam yang berpengalaman untuk membawa panji-panji Islam, kemudian dilanjutkan keturunan-keturunan mereka dari suatu generasi ke generasi yang akan datang kemudian, sampai kepada waktu yang ditentukan Allah. Semuanya itu terjadi sesuai dengan rencana dan kebijaksanaan Allah yang tidak diketahui oleh seorang pun, selain Dia sendiri.

Tafsir Quraish Shihab: Orang-orang kafir itu menantangmu untuk menyegerakan siksaan yang kamu peringatkan kepada mereka. Kalau bukan karena waktu yang telah Kami tentukan sesuai dengan kebijaksanaan Kami, tentu Kami pun menyegerakan siksa yang mereka minta itu. Aku bersumpah, akan datang suatu bencana secara tiba-tiba tanpa mereka sadari.

Baca Juga:  Surah Yasin Ayat 81-83; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Surah Al-Ankabut Ayat 54
يَسْتَعْجِلُونَكَ بِالْعَذَابِ وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيطَةٌ بِالْكَافِرِينَ

Terjemahan: Mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab. Dan sesungguhnya Jahannam benar-benar meliputi orang-orang yang kafir,

Tafsir Jalalain: يَسْتَعْجِلُونَكَ بِالْعَذَابِ (Mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab) di dunia. وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيطَةٌ بِالْكَافِرِينَ (Dan sesungguhnya Jahanam benar-benar meliputi orang-orang kafir).

Tafsir Ibnu Katsir: يَسْتَعْجِلُونَكَ بِالْعَذَابِ وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيطَةٌ بِالْكَافِرِينَ (Mereka meminta kepadamu agar segera diturunkan adzab. Dan sesungguhnya jahanam benar-benar meliputi orang-orang yang kafir.”) mereka meminta kepadamu agar segera diturunkan adzab, dan hal itu pasti menimpa mereka, tidak mustahil.

Syu’bah berkata dari Simak bahwa ‘Ikrimah berkata tentang firman Allah: wa inna jaHannama lamuhiithathum bil kaafiriin (“Dan sesungguhnya jahanam benar-benar meliputi orang-orang yang kafir.”) yaitu lautan. Ibnu Abi Hatim dari asy-Sya’bi berkata, bahwa dia mendengar Ibnu ‘Abbas berkata:

وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيطَةٌ بِالْكَافِرِينَ (“Dan sesungguhnya jahanam benar-benar meliputi orang-orang yang kafir.”) jahanam itu adalah lautan hijau yang memcah belah bintang-bintang yang terdapat di dalamnya dan membenturkan matahari dan bulan yang kemudian menyala. Itulah jahanam.

Imam Ahmad meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda: “Lautan itu adalah jahanam.” Ini adalah tafsir yang gharib dan hadits yang gharib sekali. wallaaHu a’lam.

Tafsir Kemenag: Pada ayat ini diterangkan akibat-akibat yang akan dialami oleh orang-orang musyrik karena keingkaran dan kebodohan mereka. Mereka akan dimasukkan ke dalam neraka yang apinya membakar seluruh tubuh.

Ayat ini merupakan peringatan keras bagi orang-orang kafir dengan menerangkan azab yang akan menimpa mereka di akhirat nanti. Ini dikarenakan tuntutan mereka agar disegerakan datangnya azab itu.

Tafsir Quraish Shihab: Mereka meminta kepadamu untuk menyegerakan siksaan, padahal siksaan itu pasti akan menimpa mereka. Sesungguhnya neraka jahanam pasti akan meliputi mereka.

Surah Al-Ankabut Ayat 55
يَوْمَ يَغْشَاهُمُ الْعَذَابُ مِن فَوْقِهِمْ وَمِن تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ وَيَقُولُ ذُوقُوا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Terjemahan: pada hari mereka ditutup oleh azab dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka dan Allah berkata (kepada mereka): “Rasailah (pembalasan dari) apa yang telah kamu kerjakan”.

Tafsir Jalalain: يَوْمَ يَغْشَاهُمُ الْعَذَابُ مِن فَوْقِهِمْ وَمِن تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ وَيَقُولُ (Pada hari mereka ditutup oleh azab dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka dan Allah berkata) dapat dibaca naquulu, artinya Kami berkata, yaquulu artinya berkatalah malaikat yang diserahi tugas mengazab: ذُوقُوا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ (“Rasakanlah apa yang telah kalian kerjakan.”) Yakni pembalasan dari apa yang telah kalian kerjakan, kalian tidak akan dapat meloloskan diri daripadanya.

Baca Juga:  Surah Al-Isra Ayat 76-77 ; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Ibnu Katsir: Firman Allah: يَوْمَ يَغْشَاهُمُ الْعَذَابُ مِن فَوْقِهِمْ وَمِن تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ (“Pada hari mereka ditutup oleh adzab dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka.”) api neraka menutupi mereka dari seluruh sudut. Dan ini lebih dahsyat, tentang adzab secara fisik.

Dan firman Allah ta’ala, وَيَقُولُ ذُوقُوا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ (“Dan Allah berfirman kepada mereka: ‘Rasakanlah [pembalasan dari] apa yang telah kamu kerjakan.”) ini adalah ancaman, hinaan dan ejekan dan ini merupakan adzab yang bersifat abstrak pada jiwa.

Tafsir Kemenag: Ayat ini menerangkan bagaimana api neraka itu membakar orang-orang kafir di akhirat nanti. Seluruh bagian tubuh mereka akan merasakan azab, sejak dari ubun-ubun sampai ke ujung-ujung jari kaki, sejak dari bagian-bagian tubuh yang kelihatan sampai ke yang tidak kelihatan.

Mereka akan diselubungi oleh azab dari segala penjuru, dari atas dan dari bawah, serta dari samping kanan dan kiri. Dalam keadaan demikian, kepada mereka dikatakan, “Rasakanlah olehmu pada hari ini azab yang dijanjikan itu, sebagai akibat perbuatan-perbuatanmu dahulu.”

Pada ayat-ayat yang lain dijelaskan bagaimana api neraka itu meliputi orang-orang kafir. Allah berfirman: Bagi mereka tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). (al-A’raf/7: 41)

Firman-Nya juga: Di atas mereka ada lapisan-lapisan dari api dan di bawahnya juga ada lapisan-lapisan yang disediakan bagi mereka. (az-Zumar/39: 16)

Tafsir Quraish Shihab: Yaitu ketika mereka dikelilingi oleh siksaan, baik dari atas maupun dari bawah mereka. (1) Malaikat yang ditugaskan menyiksa mereka berkata, “Rasakanlah balasan keburukan yang dahulu kalian lakukan.” (1) Pada edisi bahasa Arab terdapat kesalahan.

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah Al-Ankabut Ayat 53-55 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Kemenag dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S