Betulkah Tanda Hitam di Jidat Itu Adalah Ciri Kesholihan?

Betulkah Tanda Hitam di Jidat Itu Adalah Ciri Kesholihan?

Pecihitam.org – Suatu ketika Habibana Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa ditanya. Bib, saya mau tanya tentang tanda hitam yang ada di jidat, banyak khan sekarang orang2 yang punya tanda2 tersebut, itu beneran karena seringnya mereka shalat? atau bagaimana bib?? apakah itu merupakan sunah dari Rasullullah? Kemudian apakah rasul dahulu juga memiliki tanda tersebut?

Jawab Habib Munzir:

Mengenai tanda di dahi itu bisa saja bekas sujud, bisa pula bekas lainnya, seperti orang budha bahkan bisa sampai enam tanda di dahinya, he..he..he.. Tidak pernah ada riwayat bahwa Rasul saw berbekas hitam di dahinya, namun ada riwayat bahwa para sahabat ada yg berbekas seperti itu,

Baca Juga:  Apa Hukumnya Ruqyah? Ini Pendapat Beberapa Ulama

Tetapi ada firman Allah swt: “Muhammad adalah utusan Allah, dan yg beriman bersamanya tegas terhadap orang kafir dan berlemah lembut sesama mereka, kalian lihat mereka ruku dan sujud untuk mencari anugerah dan keridhoan Allah, tanda mereka adalah bekas sujud di wajah mereka..” (QS AL Fath 29).

Nah.. sebagian saudara saudara kita mengira bahwa yg dimaksud tanda bekas sujud itu adalah bekas hitam itu, maka mereka membentur2kan kepalanya dg keras saat sujud agar dahinya bertanda hitam.., lucu sekali, aduh.. betapa mereka tak mengerti makna ayat itu, padahal yg dimaksud adalah cahaya sujud yg terbersit di wajah, yaitu tanda sujud yg terus menerangi wajah mereka hingga di barzakh dan dihari kiamat,

Baca Juga:  Bekas Sujud Itu Kebaikan Perilaku, Kalau Jidat Hitam Itu Bekas Karpet

Kalau yg dimaksud adalah tanda hitam itu maka bila telah dikubur maka tubuh membusuk maka sirnalah tanda itu, dan tak pernah teriwayatkan bahwa Nabi saw memiliki tanda itu.

Lalu bagaimana dengan Budha yg memiliki juga tanda itu?, tak payah bersujud namun cukup menandainya, tentunya bukan itu yg dimaksud, tapi cahaya sujud yg terlihat di wajah mukminin,. (Sanad: @sahabat.albani)

Redaksi
Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *